(Taiwan, ROC) - Kantor Kepresidenan mengapresiasi dukungan yang disampaikan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence terhadap kesuksesan demokrasi serta ruang hidup internasional Taiwan, dan keprihatinan yang ditampilkan pemerintah Amerika Serikat terhadap situasi keamanan regional.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui suatu keterangan yang dirilis Jumat, 5 Oktober, merespon pidato Wapres Mike Pence atas kebijakan Tiongkok di Hudson Institute sehari sebelumnya.
Pence mengungkapkan, dalam satu tahun terakhir, Beijing membujuk tiga negara Amerika Latin untuk mensabotase hubungan diplomatik dengan Taipei dan mengalihkan pengakuan ke Beijing.
“Tindakan ini telah mengancam kestabilan di Selat Taiwan, dan Amerika Serikat mengecam tindakan tersebut,” tutur Pence.
Pada saat mentaati prinsip satu Tiongkok, sebagaimana tercermin dalam tiga komunike gabungan dan Undang-undang Hubungan Taiwan, Amerika Serikat akan tetap percaya bahwa kesuksesan demokrasi di Taiwan adalah jalan lebih baik bagi masyarakat Tionghoa, tegasnya.
Menanggapi dukungan Washington, Kantor Kepresidenan menegaskan, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) tidak akan mengubah komitmennya terhadap hubungan antar Selat Taiwan, tapi tidak akan mengalah pada tekanan Daratan Tiongkok.
Sebagai salah satu anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab, Taiwan akan terus berkontribusi pada perkembangan hubungan antar Selat Taiwan, kestabilan regional dan keamanan nasional.