(Taiwan, ROC) - Menanggapi dukungan terhadap Taiwan dan kecaman terhadap Daratan Tiongkok yang disampaikan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, Perdana Menteri William Lai Ching-te (賴清德) hari Jumat, 5 Oktober, menegaskan kembali kenyataan adanya minat Daratan Tiongkok untuk menginvasi Taiwan, namun di bawah dukungan Amerika sebagai pemimpin pelindung demokrasi dunia, Taiwan selain berpegang pada pendirian untuk mempertahankan keberadaan dan hak yang dimiliki, terlebih-lebih harus bersatu dan berjuang bagi negara.
William Lai mengatakan, “Taiwan adalah negara dengan kedaulatan independen yang menikmati demokrasi, kebebasan dan menghormati nilai hak asasi manusia. Kami selalu berpegang pada pendirian untuk mempertahankan keberadaan dan hak yang dimiliki. Yang paling penting adalah seluruh masyarakat harus bersatu dan berjuang bagi Taiwan. Kita tidak usah khawatir bahwa pihak yang mendukung kita akan menggunakan kita sebagai modal. Teori semacam ini sama sekali tidak ada.”
Perdana Menteri juga menyangkal adanya kekhawatiran bahwa dukungan dari Amerika Serikat akan menjadikan Taiwan sebagai mesin ATM bagi Amerika.