(Taiwan/ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada Selasa (2/10) bertemu dengan Gubernur Wyoming Amerika Serikat, yakni Matt Mead. Kepala negara mengemukakan Wyoming akan mendirikan kantor pengurusan bisnis Asia Pasifik di Taiwan. Ini merupakan pertama kalinya dalam 30 tahun, Wyoming mendirikan kantor perwakilannya di luar negeri. Beliau percaya akan semakin eratnya hubungan yang akan terjalin. Presiden mengemukakan di satu sisi Wyoming memiliki kemajuan yang pesat, terutama di bidang sains-teknologi, sumber energi dan produksi pertanian. Di sisi lain, Taiwan memiliki banyak tenaga profesional yang mampu saling membangun. Presiden Tsai berharap kedua belah pihak dapat menjalin pertukaran yang semakin erat.
Dalam wawancara, Kepala Negara mengemukakan selama 8 tahun terakhir, hubungan perekonomian Taiwan dan Wyoming terus digalakkan oleh Matt Mead. Sebelumnya sebuah penandatanganan akan disetujuinya Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dapat berlaku di 2 tempat tersebut. Selain itu, di bawah bimbingan dari Matt Mead, pada Bulan Februari lalu telah disetujui anggaran perwakilan Wyoming di luar negeri.
Kepala Negara mengemukakan bahwa Taiwan merupakan pasar ekspor terbesar keenam bagi Wyoming dan terbesar ketiga belas di dunia. Kedua belah pihak memiliki hubungan ekonomi dan perdagangan yang saling melengkapi. Beliau berharap bahwa pertukaran dapat terjalin semakin erat, terlebih lagi dengan dibangunnya kantor bisnis Asia Pasifik di Taiwan. Presiden Tsai percaya hubungan kerja sama keduanya akan semakin kokoh.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kami sangat senang dengan akan dibangunnya kantor perwakilan bisnis Asia Pasifik di Taiwan. Ini merupakan pertama kalinya selama 30 tahun terakhir, Wyoming mendirikan kantor di luar negeri. Kami percaya bahwa hubungan kami akan terjalin semakin erat dan kokoh.”
Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan akan keberhasilan Wyoming dalam mempromosikan program diversifikasi ekonomi, yang mana membawa pertumbuhan di bidang sains-teknologi, sumber energi, produk pertanian dan blockchain. Hal ini juga tengah dikembangkan oleh Taiwan. Kepala Negara melanjutkan Taiwan memiliki tenaga berbakat yang mumpuni dan mampu saling melengkapi. Beliau berharap berita ini tentu dapat menciptakan peluang yang lebih banyak lagi, terutama bagi kaum mahasiswa dan pelaku usaha.