(Taiwan/ROC) --- Polemik polusi udara semakin mengawatirkan. Permasalahan pembangkit listrik di kawasan utara dan tengah Taiwan menjadi salah satu kunci pembahasan dalam pemilu yang akan berlangsung pada akhir tahun. Perdana Menteri William Lai (賴清德) pada Selasa (2/10) mengemukakan bahwa keputusan pembangkit listrik ada pada kebijakan pemerintah pusat dan tidak seharusnya dikaitkan dengan pemilu di daerah. William Lai menekankan akan kualitas udara di Taichung yang semakin membaik. Semenjak Lin Chia-lung (林佳龍) menjabat sebagai Walikota Taichung, dirinya telah berhasil memecahkan masalah polusi udara di kawasan Taichung dan ini merupakan prestasi yang luar biasa.
Menjelang pemilu yang akan berlangsung pada akhir tahun, suasana politik diketahui menghangat. Partai Kuo Min Tang (KMT) mengangkat isu pembangkit listrik di utara dan tengah Taiwan, serta hendak mengajukan referendum. Melalui wawancara singkat pada Selasa (2/10), Perdana Menteri William Lai mengemukakan bahwa keputusan pembangkit listrik berada pada kebijakan pemerintah pusat. Dirasa tidak pantas, jika mengaitkan isu ini dengan pemilu di daerah.
William Lai juga kembali menegaskan akan pencapaian Walikota Taichung Lin Chia-lung dalam memecahkan polemik polusi udara. Terkait dengan pembangkit listrik di kawasan sentral Taiwan, William Lai menambahkan bahwa pembangkit listrik tersebut telah dibangun beberapa dekade lalu. Semenjak menjabat, Lin Chia-lung berhasil menyelesaikan dan mendapatkan pengakuan yang baik dari masyarakat.
William Lai mengatakan, “Jika ingin mengaitkan perihal polusi udara dengan pemilu di daerah. Saya merasa masyarakat Taichung dapat melihat pencapaian Lin Chia-lung dalam menyelesaikan polemik polusi udara. Dengan demikian maka suara harus diberikan kepadanya, mengingat Lin Chia-lung mampu menyelesaikan permasalahan ini, jika dibandingkan dengan kinerja Walikota sebelumnya.”
Terkait akan masalah Pembangkit Listrik Shenao, Perdana Menteri menegaskan bahwa pembangkit listrik dibangun dengan menggunakan unit mesin ultra-supercritical (USC), pemerintah telah menerapkan fasilitas dan pengaturan yang layak. William Lai kembali menekankan bahwa polusi yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik Taiwan hanya berkisar 4% hingga 9%. Bulan mendatang, polusi Daratan Tiongkok akan mulai menyelimuti langit Taiwan. Dengan demikian, polusi pembangkit listrik Taiwan secara menyeluruh hanya berjumlah 2% hingga 4%. William Lai melanjutkan angka ini sangatlah minim.
Perdana Menteri mengatakan jumlah emisi gas polusi yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik Taiwan pada tahun 2025, akan berkurang sebesar 35%. Kualitas udara di seluruh Taiwan akan menjadi semakin baik. Ia mengharapkan agar masyarakat luas terus mendukung upaya pemerintah.