(Taiwan, ROC) - Kementrian Ketenagakerjaan (MOL) menyetujui alokasi dana setinggi NT$182 juta untuk meluncurkan suatu program layanan pemerintah yang akan menawarkan subsidi jangka pendek untuk keluarga dengan pekerja migran informal di Taiwan.
Dalam suatu rapat internal pada hari Rabu, 26 September, MOL setuju untuk mengalokasikan dana yang diajukan oleh Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (MOHW) tersebut, di mana akan diimplementasikan suatu rencana pemberian subsidi bagi keluarga yang mengizinkan waktu istirahat bagi perawat rumah tangga asing yang dipekerjakan dan merekrut pekerja jangka pendek dari layanan perawatan lokal.
Tujuan utama diajukannya program MOHW tersebut adalah untuk menawarkan waktu istirahat sepantasnya bagi pekerja migran sektor informal di Taiwan, yang saat ini tidak memiliki hak liburan berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan selayaknya pekerja formal.
Dana berjumlah NT$182 juta itu akan mencukupi 50% dari biaya tahunan yang diperkirakan untuk mempromosikan rencana yang akan menguntungkan sekitar 28.000 keluarga di seluruh Taiwan, demikian menurut Hsueh Chien-chung (薛鑑忠), seorang ketua departemen di Dirjen Pengembangan Tenaga Kerja di bawah MOL.
Sejumlah syarat telah ditetapkan bagi permohonan subsidi layanan perawatan lokal. Pada tahap awal, hanya keluarga dengan pasien berpenyakit akut atau menderita cacat parah, misalnya pihak yang dirawat itu hidup sendirian atau berusia 70 tahun ke atas, baru bisa memohon subsidi pemerintah. Juga ditetapkan, biaya untuk keluarga berpenghasilan rendah akan sepenuhnya gratis, untuk keluarga berpenghasilan menengah harus menangani 15% pengeluaran, untuk keluarga biasa 16%, dan satu tahun hanya diberi bantuan 21 hari.