(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri William Lai pada hari Rabu tanggal 26 September saat menghadiri forum teknologi menyampaikan bahwa guna mendidik dan membangun industri inovatif baru, pemerintah telah mengusung beberapa program terkait, antara lain mencukupi pengadaan dana usaha pemula, membangun lingkungan perindustrian yang sehat hukum dan tersistemkan, membentuk jalur pemasaran dan lain sebagainya. PM William Lai mengharapkan Taiwan tidak semata hanya mendidik pegiat bidang inovatif baru secara individual saja, namun membangun sebuah jaringan tim pasukan, dengan munculnya ribuan perusahaan inovatif baru, menggerakkan Taiwan menuju era transisi teknologi ke level yang lebih tinggi.
Guna membantu pertumbuhan para pelaku industri inovatif baru, PM William Lai dalam forum teknologi yang digelar oleh salah satu media bisnis Taiwan menyebutkan bahwa pemerintah tentu akan mengusung banyak program terkait. Yang pertama adalah membantu para pelaku usaha pemula dalam hal pengadaan dana modal usaha, untuk itu pemerintah juga telah mempersiapkan dana sebesar NT$ 1 milyar dalam “Angel Fund”, dan dana pengembangan perindustrian sebesar NT$ 100 milyar. Di samping itu, pemerintah juga akan terus melakukan perbaikan peraturan dan undang-undang terkait, termasuk peraturan perbankan, agar perusahaan muda dapat secara cepat untuk masuk ke dalam bursa saham, termasuk memberikan kesempatan bagi perbankan untuk melakukan investasi sepenuhnya dalam bidang industri inovatif baru tersebut. Hal ini dilakukan guna mampu menyatukan berbagai dana investasi pembangunan perusahaan yang dibutuhkan oleh para pemula.
Hal yang ke dua adalah memperbaiki lingkungan yang taat hukum, misalnya dengan meloloskan “Peraturan uji coba pembangunan teknologi bidang perbankan dan inovatif baru”, yang juga disebut dengan “Regulatory Sandbox”. Selain itu juga masih ada “Peraturan uji coba kendaraan teknologi inovatif tanpa manusia”, menambah “Peraturan perekrutan SDM asing level khusus”, sehingga Taiwan juga dapat merekrut SDM asing berkelas internasional untuk masuk ke Taiwan. Di sisi lain, pemerintah akan terus melakukan perbaikan peraturan perpajakan, agar pengelolaan perusahaan dapat berjalan dengan lancar.
Yang patut diperhatikan adalah pemerintah juga akan membangun jalur pemasaran para perusahaan bidang inovatif baru, sehingga dapat memudahkan sistim merger oleh perusahaan lain.
PM William Lai mengatakan, “Ada beberapa perusahaan bidang inovatif baru, bukannya mereka tidak ingin melanjutkan perkembangan perusahaan hingga menjadi sebuah perusahaan yang berskala besar, karena ada sebagian perusahaan bidang inovatif baru memiliki tujuan yang berbeda, jika telah mampu mencapai tahap tertentu, maka bisa melakukan kerjasama dengan perusahaan berskala internasional. Kini kami juga tengah melakukan perbaikan peraturan merger, dengan menyediakan jalur yang lebih beragam, sehingga perusahaan bidang ini dapat terus berkembang.”
PM William Lai juga menjelaskan bahwa pemerintah selain telah menunjuk kawasan Taipei Arena sebagai pusat inovatif baru, wisma atlet di Linkou juga akan dirubah menjadi kawasan inovatif internasional. Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar NT$ 30 juta, menyediakan sarana tempat tinggal bagi para SDM asing atau tinggal bersama dengan keluarga Taiwan. Adapun bantuan dana subsidi berbentuk bebas uang tinggal untuk tahun pertama, diskon 50% biaya tinggal untuk tahun ke dua, semua ini dimaksudkan agar dapat menarik minat para SDM asing untuk masuk ke Taiwan.