History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kelas Pembinaan Keamanan Informasi Data Mulai Dibuka Tanggal 29 September

  • 24 September, 2018
  • Editor
Kelas Pembinaan Keamanan Informasi Data Mulai Dibuka Tanggal 29 September
ilustrasi: perkantoran finansial

(Taiwan, ROC) Sektor publik Taiwan setiap bulannya mendapat 20 juta kali lebih serangan keamanan data online, National Information & Communication Security Taskforce (NICST), Yuan Eksekutif tanggal 29 September akan membuka akademi percobaan perdana “Keamanan Informasi Data” dengan target melatih 120 pelaku finansial dan tenaga yang berkecimpung di bidang Internet of Things (IoT)

Ketua NICST, Jian Hong-wei hari Senin (24/9) mengemukakan, mengingat pentingnya membina personal keamanan, NICST mempersiapkan “Akademi Keamanan Informasi Data” tetapi bukan berarti membentuk struktur keamananan data informasi melainkan sebagai sumber yang mengintegrasikan sumber daya Pendidikan sekolah dan swasta, sebuah kelas yang membina konsep dan pelatihan yang dibutuhkan.

Jian Hong-wei menyampaikan, kelas percobaan akademi keamanan informasi data tahap pertama dimulai tanggal 29 Septermber, target gelombang pertama adalah 120 pelaku finansial dan tenaga yang berkecimpung di bidang IoT, konten pelajaran seperti peraturan hukum terkait keamanan data informasi dan finansial, system keamanan informasi, analisis, pengadaan peralatan keamanan data informasi dan pengoperasian terkait keamanan data informasi serta lain sebagainya.

Jian Hong-wei mengatakan, tahapan pertama akademi keamanan data informasi menargetkan pelaku bidang finansial karena tahun-tahun belakangan ini bidang finansial mengalami ancaman keamanan data informasi seperti kasus pencurian data First Bank, pembajakan Fareastern Bank ditambah dengan FSC juga mewajibkan bank-bank dengan kapasitas tertentu atau lebih untuk membentuk personil khusus bagian keamanan, untuk itu diharapkan ini dapat menyesuaikan dengan kebijakan yang ada.

Jian mengemukakan, untuk tahapan berikutkan diperkirakan akan diperluas cakupannya hingga ke produsen produk baru industri 5+2; di masa mendatang akan bergantung dari hasil pengelolaan akademi keamanan data infromasi, berharap dapat berkembang menjadi ke taraf internasional, menyediakan kelas pembinaan tenaga keamanan data informasi dengan sertifikat berstandart atau dapat melatih tenaga dari negara lainnya

Komentar

Terbarumore