(Taiwan, ROC) -- Daratan Tiongkok membuka pengajuan ijin tinggal bagi warga Taiwan yang mana hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan nasional, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) telah merancang amandemen “peraturan tentang hubungan masyarakat antar Selat Taiwan” memperbaharui langkah-langkah bagi orang Taiwan yang mendapat ijin tinggal di Daratan Tiongkok. Juru Bicara Yuan Eksekutif, Kolas Yotaka juga mengemukakan, perlu mengendalikan warga Taiwan yang mendapatkan ijin tinggal dan membatasi kewarganegaraan mereka sampai batas tertentu.
Ketua MAC, Chen Ming-dong (陳明通) hari Jumat (21/9) dalam interpelasi sebelum rapat laporan kebijakan di Yuan Legislatif menyampaikan, terkait amandemen peraturan masih dalam pembahasan, tetapi yang paling penting adalah komunikasi dan dialog dengan masyarakat sosial.
Chen Ming-dong mengatakan, “Khususnya untuk kelompok yang menjadi sasaran yaitu warga yang mendapat ijin tinggal, kami masih akan mendiskusikan dan mengkomunikasikan dengan baik, semua ini masih akan dibahas. Sejak diumumkan dari pihak lawan pada tanggal 16 Agustus, tanggal 19 mereka juga mengumumkan peraturan-peraturan terkait, untuk itu kami dengan aktif mendiskusikannya dan membicarakan dengan semua pihak.”
Namun penelitian dan tindakan pemerintah memicu respon dan pertanyaan dari beberapa perusahaan Taiwan kalau kesalahan apa yang mereka buat? Chen Ming-dong menjelaskan, tidak seharusnya melihat dan menjelaskan masalah seperti itu, pemerintah berharap tetap memiliki kontak dengan pengusaha, pelajar dan warga Taiwan lainnya yang memiliki ijin tinggal, yang paling penting adalah diharapkan mereka pulang dan mendaftarkan diri di Taiwan, pemerintah akan melakukan komunikasi berdasarkan kebijakan yang ada. Chen Ming-tong mengemukakan, melakukan komunikasi dan dialog adalah hal yang paling penting sebelum kebijakan baru ditetapkan.
Beberapa media mempertanyakan apakah pemerintah mempertimbangkan menyusutkan batasan bagi warga Daratan Tiongkok yang datang ke Taiwan sebagai balasan? Chen Ming-dong mengatakan bahwa ini adalah dua masalah yang berbeda. Mengenai apakah dapat dipastikan tidak akan menghapus kewarganegaraan? Chen Ming-dong mengatakan bahwa saat ini tidak ada masalah penghapusan.