(Taiwan, ROC) - Menghadapi isu peredaran izin tinggal baru bagi warga Taiwan di Daratan Tiongkok, pemerintah Taiwan akan berpegang pada sikap cermat dalam melaksanakan pengontrolan terhadap warga yang memiliki kartu izin tinggal tersebut, tapi sampai mana kah tingkat pengontrolan dan restriksi terhadap status kewarganegaraan yang akan dilaksanakan, pemerintah akan menghimpun opini dari berbagai kalangan sebelum mencapai keputusan terakhir.
Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Yuan Eksekutif Kolas Yotaka pada hari Kamis, 20 September, merespon dikeluarkannya izin tinggi baru oleh pihak Daratan Tiongkok bagi warga Taiwan yang menetap, bekerja atau belajar di Daratan Tiongkok sejak awal September.
Kolas Yotaka mengatakan, “Kami akan menghimpun opini dari anggota Yuan Legislatif. Pada prinsipnya sudah ada satu arah kebijakan, yaitu kami akan melakukan pengontrolan. Yang dimaksud dengan pengontrolan adalah pengontrolan terhadap warga Taiwan yang memiliki izin tinggal Daratan Tiongkok. Apa yang akan dilaksanakan setelah mereka pulang ke Taiwan? Apakah restriksi tertentu akan diberlakukan terhadap kewarganegaraan mereka? Semua ini belum diputuskan. Masih butuh masukan dan opini dari berbagai kalangan.”
Menurut Kolas, pemerintah menganggap izin tinggal Daratan Tiongkok sebagai isu sangat serius, tapi tidak berharap pengontrolan yang dilaksanakan akan mendatangkan dampak sosial tidak dibutuhkan, maka penghimpunan opini publik adalah hal paling penting pada saat ini.