Kementrian Kebudayaan (MOC) menggelar konferensi pers pada hari Kamis, 20 September, mempublikasi rancangan cetakan biru bagi perkembangan dan pengelolaan media massa umum di masa depan.
Menurut rancangan yang diselesaikan, MOC berencana merevisi “undang-undang penyiaran umum” menjadi “undang-undang media massa” dan “Yayasan Penyiaran Umum” menjadi “Yayasan Media Massa Umum,” menetapkan serangkaian kebijakan yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu dua tahun mendatang, termasuk penggabungan tiga lembaga penyiaran umum yaitu Yayasan Media Massa Umum, Radio Taiwan Internasional dan Kantor Berita Sentral.
Menteri kebudayaan Cheng Li-chiun (鄭麗君) mengatakan, “Rancangan undang-undang media massa umum yang kami ajukan ini, tidak hanya untuk menyelesaikan masalah media massa umum, melainkan diharapkan bisa berperan sebagai penstimulir demokrasi, menawarkan suatu platform umum, sama hak, multi kultural, dan yang bisa menjamin pertumbuhan industri. Selanjutnya, juga akan melangkah menuju internasionalisasi, membentuk suatu saluran internasional, membawa media massa Taiwan menjadi media massa baru di Asia.”
Menurut Cheng, MOC berencana mengajukan RUU tersebut ke Yuan Legislatif pada akhir tahun, dan diharapkan bisa melewati pembacaan ketiga Juni tahun depan.