History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Taiwan Tidak Boleh Absen Dalam Jaringan Keamanan Internasional

  • 19 September, 2018
  • Editor
Presiden Tsai Ing-wen: Taiwan Tidak Boleh Absen Dalam Jaringan Keamanan Internasional
Presiden Tsai Ing-wen: Taiwan Tidak Boleh Absen Dalam Jaringan Keamanan Internasional

        (Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada hari Rabu tanggal 19 September pagi hari menghadiri kegiatan forum kolaborasi kepolisian internasional. Dalam menghadapi berbagai kasus kriminal lintas negara, Presiden Tsai Ing-wen berharap Taiwan dapat turut serta berperan penuh dalam membasmi berbagai jaringan tindakan kejahatan, memperkuat hubungan kerjasama dengan dunia internasional, terus mengupayakan penandatanganan berbagai nota kesepahaman dan kerjasama dengan berbagai negara. Presiden Tsai menegaskan bahwa Taiwan tidak boleh absen dalam jaringan keamanan internasional, sehingga Taiwan juga tidak pernah akan absen dalam hal turut menjaga keamanan dunia, serta berkeinginan penuh untuk dapat memberikan kontribusi kepada dunia secara menyeluruh.

        “Forum Kerjasama Kepolisian Internasional 2018” adalah sebuah kegiatan yang digelar bersama lintas instansi, yang turut melibatkan Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Hukum, Kementrian Luar Negeri, Dewan Urusan Daratan Tiongkok dan Dewan Kepolisian Nasional. Forum diselenggarakan pada tanggal 19 September di Grand Hotel, Taipei, dengan turut mengundang Kepala Asosiasi Kepolisian Internasional dan kepala satuan kepolisian dari berbagai negara, dengan total dihadiri oleh 38 negara peserta dan 127 pakar ahli terkait. Presiden Tsai Ing-wen yang secara langsung turut menghadiri kegiatan bersama dengan beberapa pejabat tinggi lainnya, berharap melalui forum tersebut, maka mampu membangun sebuah platform yang digunakan sebagai sebuah media kerjasama pemberantas kriminal internasional, kasus tindak pidana dan bidang kepolisian.

        Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen memaparkan bahwa tindakan kriminal bentuk penipuan yang terjadi belakangan ini, terus berkembang dan terbarukan. Komplotan kasus penipuan juga memiliki anggota yang tersebar di berbagai negara, sehingga menyulitkan aparat keamanan untuk melakukan penyelidikan. Dalam forum yang digelar tersebut, diharapkan dapat menyatukan kekuatan dari berbagai instansi terkait, menunjukkan tekad bulat pemerintah dalam membasmi kasus kriminal lintas wilayah, dimana hal ini juga sekaligus menunjukkan keinginan aktif Taiwan kepada dunia, memperkuat jalinan hubungan kerjasama yang telah ada dan bersama dengan negara lain membangun sebuah jaringan yang erat dan kuat dalam hal keamanan internasional.

                Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam era globalisasi seperti saat ini, setiap negara akan menghadapi tantangan tindakan kriminal yang telah melampaui batas satu negara semata. Sejak tahun lalu hingga sekarang, Taiwan telah menjalin berbagai bentuk program kerjasama dengan berbagai instansi bidang hukum di dunia, berhasil membongkar kasus tindakan penipuan yang dilakukan di negara ke tiga. Untuk tahun ini, pertama kalinya berhasil membongkar kasus penipuan via telepon yang terjadi di Eropa Timur. Untuk itu dalam forum ini, kami sangat mengharapkan setiap perwakilan yang hadir dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar informasi, serta terus menjalin kolaborasi bidang penyelidikan keamanan terkait.”

Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan 3 harapan, antara lain melakukan pembasmian mata rantai kasus kriminal, dimana sebelumnya pemerintah juga telah membentuk pusat penanganan tindakan kriminal penipuan yang mencapai level hingga ke tahap rukun tetangga atau RT. Hal ini diharapkan mampu menyelesaikan kasus penipuan hingga pada akarnya, dimana sekaligus menggabungkan berbagai unsur dan elemen terkait, sehingga bisa menghalangi berkembangnya tindakan kriminal dari sumber intinya. Selain membangun sistim pencegahan dan kolaborasi dengan pihak kepolisian, pemerintah juga terus melakukan perbaikan peraturan dan undang-undang terkait.

Komentar

Terbarumore