(Taiwan/ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada Selasa (18/9) bertemu dengan tim yang tergabung dalam Anggota Parlemen Eropa Lintas Partai. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara mengemukakan harapannya agar Parlemen Eropa dapat terus mengembangkan pengaruh legislatifnya dan terus meningkatkan hubungan antar Taiwan dengan Uni Eropa. Di masa depan, Taiwan akan terus memperluas pertukaran dengan Parlemen Eropa.
Dalam pidatonya, Kepala Negara mengemukakan bahwa Parlemen Eropa pada pekan lalu telah mengeluarkan laporan terkait Hubungan Eropa dengan Daratan Tiongkok. Dalam laporan yang hampir disetujui oleh mayoritas anggota dewan dari partai utama; mereka setuju agar Daratan Tiongkok menghentikan tindakan yang dapat merusak stabilitas perdamaian di Selat Taiwan. Uni Eropa juga menyatakan dukungannya kepada Taiwan, terutama dalam perihal kontribusi di Dunia Internasional. Dalam laporan tersebut, juga tercatat bahwa kedua pihak akan memulai negosiasi BIA Taiwan, yakni Perjanjian Investasi 2 pihak. Presiden Tsai mengemukakan bahwa isi dari laporan ini merupakan harapan yang diinginkan oleh Taiwan. Melalui pertemuan di hari ini, Kepala Negara mewakili Taiwan menyampaikan rasa terima kasih sedalam-dalamnya.
Kepala Negara menyebutkan bahwa pada awal bulan, melalui telekonferensi Beliau menyampaikan pendapatnya dalam rapat Parlemen Eropa. Ini merupakan kali perdana Presiden Tsai Ing-wen mengikuti rapat terkait. Dalam rapat tersebut, Kepala Negara menyampaikan akan sikap Daratan Tiongkok yang dinilai merusak stabilitas perdamaian antar selat. Namun hal ini tidak menghentikan niat Taiwan. Beliau menekankan Taiwan memiliki tekad untuk mempertahankan nilai-nilai demokrasi. Taiwan juga membutuhkan dukungan dari Dunia Internasional dan berharap mendapatkan dukungan dari Uni Eropa yang notabene memiliki prinsip yang sama.
Presiden Tsai mengemukakan bahwa dalam rapat yang dihadiri oleh tamu kehormatan dari Slovenia, Kroasia, Estonia, Republik Ceko, Portugal dan Taiwan, memiliki kesamaan yang penting; yakni masing-masing negara mengalami masa sulit selama 30 hingga 40 tahun untuk mencapai tatanan sosial demokratis. Menjadikan nilai demokrasi sebagai semangat yang patut dijaga dan dijunjung tinggi. Beliau berharap Taiwan bersama dengan Uni Eropa, terutama bagi negara yang memiliki latar belakang yang sama, dapat menjalin hubungan kerja sama yang lebih erat lagi.
Kepala Negara lebih lanjut menyampaikan bahwa dalam 2 tahun terakhir, Taiwan bersama dengan Uni Eropa telah mengembangkan hubungan kerja sama yang lebih signifikan, misal dengan jumlah wisatawan yang meningkat tajam. Selain itu, kedua pihak telah menandatangani perjanjian kerja sama terkait pemukiman industri. Beliau yakin bahwa pemerintah dan masyarakat akan terus memperdalam kerja sama atas dasar hubungan persahabatan yang telah terjalin.
Pada bagian penutup, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan bahwa Parlemen Eropa dapat meningkatkan pengaruh legislatifnya untuk meningkatkan hubungan Taiwan Uni Eropa, melalui resolusi yang terus dipromosikan dalam beberapa tahun terakhir. Di masa depan, Taiwan akan terus mengembangkan dan memperluas pertukaran mendalam dengan Parlemen Eropa.