History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Eksekutif: Tanggung Jawab Politik Wakil ROC di Luar Negeri adalah Wajar dan Wajib Adanya.

  • 17 September, 2018
  • Editor
Yuan Eksekutif: Tanggung Jawab Politik Wakil ROC di Luar Negeri adalah Wajar dan Wajib Adanya.
Yuan Eksekutif: Tanggung Jawab Politik Wakil ROC di Luar Negeri adalah Wajar dan Wajib Adanya.

(Taiwan/ROC) --- Peristiwa bunuh diri Kepala Kantor Perwakilan Taiwan untuk Jepang di Osaka, Su Chii-cherng (蘇啟誠) mengundang reaksi dari masyarakat luar. Mereka mengkritik akan situasi politik yang harus ditanggung oleh perwakilan Taiwan di luar negeri. Terkait hal ini, juru bicara Yuan Eksekutif Ting Yun-kung (丁允恭) pada Senin (17/9) mengemukakan bahwa tanggung jawab politisi merupakan hal yang lumrah dan wajib adanya. Setiap negara memiliki tanggung jawab politik yang sama dan hal ini juga terjadi pada masa pemerintahan partai mana pun. Ia menambahkan bahwa dunia luar jangan terlalu melebih-lebihkan peristiwa yang ada.

 

Peristiwa memilukan yang datang dari Su Chii-cherng mengundang reaksi di masyarakat. Su Hung-sudah (蘇宏達) yang merupakan Dosen Fakultas Ilmu Politik Universitas Nasional Taiwan (NTU) pada beberapa hari lalu mengeluarkan pernyataannya di media sosial. Ia mengkritik sistim pemerintahan partai berkuasa, yakni Partai Progresif Demokratik DPP, yang dinilai telah mengubah sistim keprofesionalitasan menjadi janji dan tanggung jawab politik. Pernyataan ini juga langsung menjadi perdebatan hangat.

 

Terkait hal ini, Juru Bicara Yuan Eksekutif Ting Yun-kung pada Senin (17/9) mengemukakan bahwa tanggung jawab politik dalam tahap tertentu memang diperlukan dan wajib adanya. Hal ini juga berlaku pada masa-masa pemerintahan partai berkuasa sebelumnya. Ia menambahkan bahwa hal ini jangan terlalu dikaitkan dengan isu yang lain.

 

Ting Yun-kung mengatakan, “Terkait dengan tanggung jawab seorang wakil ROC di luar negeri, hal ini memang sudah wajar dan wajib adanya. Hal ini juga ada dalam sistim pemerintahan  di luar negeri. Pada masa pemerintahan partai berkuasa sebelumnya, hal terkait juga dapat ditemukan di Taiwan. Peristiwa ini jangan dilebih-lebihkan. Mari kita bahas secara rasional”.

 

Terkait dengan sikap profesional yang dimiliki oleh para diplomat, Ting Yun-kung menambahkan bahwa penunjukan jabatan kepada setiap wakil negara dilakukan atas nilai profesional dan pihak luar tidak perlu meragukannya.

 

Selain itu, media resmi Daratan Tiongkok CCTV baru-baru ini melaporkan terkait 100 kasus mata-mata yang dilancarkan oleh Taiwan dan media Global Times juga kembali memberitakan akan adanya pihak wanita Taiwan yang mencoba merayu untuk melakukan tindakan mangkir. Terkait hal ini Ting Yun-kung mengemukakan bahwa Kementerian Pertahanan Nasional MND telah menyatakan laporan ini tidak benar adanya dan masyarakat tidak perlu menggubris berita terkait. Ia menambahkan bahwa kini di media sosial dapat dengan mudah menemukan berita bohong  dan palsu. Yang perlu dikhawatirkan oleh masyarakat adalah adanya pihak-pihak yang sengaja menggunakan berita ini untuk memecah belah.

Komentar

Terbarumore