History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden akan Kembali Mengutus Tim Investasi ke Saint Kitts dan Nevis

  • 17 September, 2018
  • Editor
Presiden akan Kembali Mengutus Tim Investasi ke Saint Kitts dan Nevis
Presiden akan Kembali Mengutus Tim Investasi ke Saint Kitts dan Nevis

(Taiwan/ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) hari Senin (17/9) bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial dan Urusan Keagamaan dari Federasi Saint Kitts dan Nevis, yakni Vance Amory. Kepala Negara menambahkan bahwa Saint Kitts dan Nevis merupakan sahabat baik Taiwan di Kepulauan Karibia. Pada Bulan Agustus tahun lalu, kelompok investasi Taiwan telah mengirimkan delegasi untuk mencari peluang penanaman modal di sana. Pada tahun ini, Taiwan akan mengirimkan kembali delegasi untuk berkunjung ke Saint Kitts dan Nevis.

 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Tsai menyampaikan Taiwan merupakan negara pertama yang menjalin diplomasi dengan Saint Kitts dan Nevis. Sejak berdirinya hubungan diplomatik pada tahun 1983, kedua negara telah berbagi nilai-nilai kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia dan aturan hukum. Selain itu, kerja sama juga terus dikembangkan, terutama dalam sektor pendidikan agraria dan kesehatan masyarakat. Untuk sektor perekonomian, Taiwan akan mengirimkan kembali tim penilaian, guna untuk mengembangkan peluang bisnis di sana.

 

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Selama 2 tahun terakhir, kami terus mengembangkan pertukaran dan kerja sama antar kedua belah pihak. Dalam pembangunan ekonomi, kami telah mengirimkan tim investasi kami ke Saint Kitts dan Nevis pada Bulan Agustus tahun lalu. Kami juga terus mendukung kepada para pelaku usaha Taiwan untuk menanamkan modalnya. Tahun ini kamu akan kembali mengirimkan tim untuk melakukan peninjauan”.

 

Kepala Negara melanjutkan bahwa kedua negara menghadapi permasalahan yang sama, yakni perubahan iklim yang signifikan. Pertanian Saint Kitts dan Nevis pada tahun ini mengalami kemunduran akibat adanya cuaca yang ekstrem. Hal ini telah mengancam ketahanan pangan nasional dan mata pencaharian petani. Melalui program kerja sama antar kedua pihak, Saint Kitts dan Nevis akan meningkatkan sistim pertanian mereka dan menggunakan informasi penanggulangan bencana untuk menghadapi datangnya musibah. Penerapan ini tidak hanya dapat mempererat hubungan persahabatan antar keduanya, tetapi juga memungkinkan Taiwan untuk berkontribusi lebih dalam lagi, terutama dalam sektor perubahan iklim dunia.

 

Di akhir pertemuan, Presiden juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Saint Kitts dan Nevis akan partisipasi Taiwan di Dunia Internasional. Kepala Negara berharap bahwa kedua pihak dapat terus memperkuat dan meningkatkan pertukaran yang membangun.

Komentar

Terbarumore