(Taiwan, ROC) – Hari ini (6) Kementerian Ekonomi menyelenggarkan “The Intel Asia Pacific Challenge & Siemens New Ventures Forum” dengan mengundang pendiri Youtube Steve Chen (陳士駿). Saat menerima wawancara, ia menyampaikan, inovasi kalangan muda Taiwan tidak berbeda jauh dengan anak muda negara-negara lain, hanya saja lingkungan mendukung kewirausahawan Taiwan tidak sebaik Amerika, apabila gagal dalam berusaha akan segera mundur, sehingga ia menyemangati para kaum muda untuk percaya dengan diri sendiri.
Direktorat Jenderal Usaha Kecil dan Menengah (SMEA) hari ini (6) menyelanggarakan “Adu Kewirausahawan APEC 2014” yang ke II dimana dihadiri oleh 16 negara dan 200 start-up, dimana akan merebut 6 posisi terbaik yang akan mewakili kawasan Asia Pasifik ikut dalam pertandingan final di Sillicon Valley, Amerika Serikat.
Dalam kesempatan itu, Steve Chen menyampaikan : di Sillicon Valley Amerika Serikat menyediakan banyak sekali dukungan kepada kewirausahawan, walau idenya masih belum matang, belum bisa dijadikan untuk wirausaha, namun sudah memiliki nilai yang cukup, sehingga anda tidak akan mendengar ada orang dengan angkuhnya mengatakan dalam satu tahun ini sudah gagal 3 kali, dia akan terus melanjutkan tahun ke-4, mereka akan berhenti bekerja untuk mendalami idenya antara 1 hingga 3 tahun.
Ia menegaskan, di Taiwan bila gagal berwirausaha tentu tidak ingin mencoba lagi, tapi di Amerika walau gagal, mungkin dalam 9 bulan kemudian akan ada investor baru, semakin berani untuk memulai kembali, oleh karena itu ia menyemangati para kaum muda untuk percaya kepada diri sendiri.