(Taiwan, ROC) - Taiwan mengetahui dan sedang dengan erat memonitor kemajuan persetujuan yang dilaporkan akan ditandatangani antara Vatikan dan Daratan Tiongkok dalam waktu dekat, demikian diungkapkan juru bicara Kementrian Luar Negeri (MOFA) Andrew Lee Hsien-chang (李憲章), Kamis, 13 September.
Merespon pertanyaan wartawan perihal laporan tersebut, Lee mengemukakan, kendati ada dobrakan dengan diberikannya konsesi oleh Vatikan pada Beijing untuk menunjuk uskup di Daratan Tiongkok, pihak Vatikan telah berkali-kali meyakinkan pada Taiwan bahwa persetujuan tersebut hanya dalam masalah keagamaan dan tidak akan memengaruhi hubungan bilateral dengan Taiwan.
Andrew Lee mengatakan, “Tentu saja kami tidak akan melonggarkan perhatian. Persetujuan keagamaan adalah persetujuan penting dalam hubungan Vatikan dan Daratan Tiongkok. Kami akan memerhatikan perkembangan persetujuan tersebut. Yang paling penting sekarang adalah memonitor perkembangannya dan meneruskan komunikasi erat dengan pihak Vatikan.”
Sejak pelantikan Paus Fransiskus pada Maret 2013, serangkaian perkembangan mengisyaratkan kecenderugan semakin eratnya hubungan antara Vatikan dan Daratan Tiongkok.
Perkembangan terbaru adalah rencana digelarnya perundingan putaran baru antara kedua pihak pada bulan ini, dan kemungkinan ditandatanganinya suatu persetujuan sebelum Oktober, sebagaimana dilaporkan Union of Catholic Asian News dan surat kabar Kung Kao Po dari Hong Kong.