History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perang Dagang Memanas Survei : Q4 Kesediaan Rekrut Pekerja Turn

  • 11 September, 2018
  • Editor
Perang Dagang Memanas   Survei : Q4 Kesediaan Rekrut Pekerja Turn
Perang Dagang Memanas

(Taiwan, ROC) Manpower Group hari Selasa (11/9) mengumumkan hasil survei harapan perkembangan kesempatan kerja Taiwan untuk kuartal ke 4 tahun 2018 sebesar 21%, mengalami penurunan 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan kuartal sebelumnya. Manajer ManPower cabang Taiwan, Yeh Chau-di menganalisa, kebanyakan dari cabang-cabang lainnya mengalami penurunan, perkiraan berkaitan dengan meningkatnya ketegangan perang dagang Internasional, fluktuasi finansial pasar negara berkembang dan perubahan yang diharapkan dalam hukum, secara keseluruhan terlihat jelas kesediaan majikan merekrut pekerja.

Untuk mengetahui situasi kondisi perekrutan perusahaan antara bulan Oktober hingga Desember 2018, Manpower group setelah melakukan survei terhadap 1.039 majikan menemukan ada 26% dari mereka yang ingin menambah tenaga kerjanya sementara 6% lainnya ingin mengurangi tenaga kerjanya dan 67% tetap mempertahankan keadaan yang ada sekarang. Setelah diperhitungkan antara yang bertambah, berkurang dan tetap didapatkan tingkat prospek sebesar 20%, apabila dikurangi dengan unsur musiman menjadi 21%.  

Perbandingan antara 7 bidang utama, bidang layanan, urutan kedua adalah industri berikutnya finansial, asuransi, property, logistik, telekomunikasi, rumah makan dan penginapan wisata dan penjualan eceran yang karena dinaikkan upah dasar sehingga mengalami penurunan paling banyak.

Manajer ManPower cabang Taiwan, Yeh Chau-di menganalisa, dibandingkan dengan sebelumnya, survei kali adalah lebih konservatif datar, sementera bidang lainnya memperlihat penurunan.

Yeh Chau-di mengatakan, “Dari 7 bidang utama, situasi kebanyakan mengalami penurunan khususnya di bidang industri, ada keterkaitannya dengan perdagangan internasional; selain situasi perdagangan, ada juga karena unsur perkiraan perubahan hukum yaitu penyesuaian upah dasar.”

Namun Yeh Chau-di juga mengemukakan, untuk majikan usaha pelayanan memiliki keyakinan kuat terlebih bagi industri yang bergerak di bidang layanan teknologi komunikasi. Dari pengamatan situasi majikan global didapatkan, dari 44 negara atau kawasan ada 43 negara yang memperkirakan pada kuartal ke 4 akan menambah tenaga kerjanya, kebutuhan tenaga kerja untuk negara di kawasan asia yang lebih optimis dari 8 negara dan kawasan berturut-turut Jepang, Taiwan, Hongkong, Selandia Baru dan Daratan Tiongkok lebih bersikap konservatif.

Komentar

Terbarumore