(Taiwan, ROC) – Taiwan menunjukkan permainan yang sangat baik dalam perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia yang baru saja berlalu, dengan berhasil menggondol 17 emas, 19 perak dan 31 perunggu, dengan jumlah total medali sebanyak 67 buah. Hasil ini juga menempatkan Chinese Taipei di urutan ke 7 dari 45 negara peserta. Ini juga menunjukkan adanya kemajuan dalam bidang olahraga, jika dibandingkan dengan Asian Games sebelumnya, Chinese Taipei hanya mampu mendapatkan 10 emas, 18 perak dan 23 perunggu, dengan jumlah total medali sebanyak 51 buah, dan berada di posisi ke 9. Guna mewujudkan dukungan terhadap prestasi para atlet, Dewan Olahraga Kementrian Pendidikan pada hari Jumat tanggal 7 September menggelar upacara penganugerahan penghargaan kepada para atlet yang berprestasi baik, dimana tercatat sebanyak 40 bidang olahraga yang berhasil mendapatkan medali.
Perdana Menteri William Lai dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah yang mendukung perkembangan dunia olahraga, maka akan mengeluarkan berbagai program terkait, salah satunya adalah pendiskusian untuk menaikkan gaji para pelatih dan juga jumlah dana untuk hadiah. Ini dilakukan agar para pelatih juga dapat turut serta menikmati hasil kemenangan dan kerja keras yang diberikan dari para atlet. Selain itu, pihak Yuan Eksekutif juga memprogramkan penyediaan dana investasi sebesar NT$ 6,4 milyar untuk jangka waktu penggunaan selama 10 tahun, guna mendorong terciptanya sistim program pelatihan dan bimbingan bagi para atlet yang berprestasi. Dengan memperkuat bimbingan pelatihan, maka bisa merubah persepsi umum selama ini yang menyebutkan bahwa “Daripada memukul bola, lebih baik belajar, atau kelak ke depannya tidak akan ada pekerjaan”.
PM William Lai mengatakan, “Diharapkan ruang lingkup olahraga dapat menyerap lebih banyak minat generasi muda, dan tidak lagi seperti jaman dahulu, yang kerap ditanya ingin memukul bola? Lantas bola apa? Lebih baik belajar, daripada waktu digunakan untuk memukul bola, atau kelak ke depannya tidak akan bisa menemukan pekerjaan. Sebenarnya, dunia telah berubah, lingkungan juga telah berubah, dan setiap bidang pasti memiliki masa depannya sendiri.”
PM William Lai menegaskan bahwa selain memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga, pemerintah juga hendak melakukan perubahan pebaikan peraturan olahraga nasional, sehingga generasi muda dan juga para talenta bidang olahraga, bisa mengajukan diri secara individual dan bergabung dengan bidang olahraga yang hendak digeluti. Hingga kini telah terdapat sebanyak 70 an bidang olahraga yang telah merubah peraturan perekrutan atlet. Di waktu yang bersamaan, selain melakukan perbaikan peraturan, juga akan mengusung adanya pengurangan penarikan pajak terhadap para donatur bidang olahraga, sehingga semua pihak juga dapat turut berkontribusi di dalam bidang perkembangan olahraga nasional.
Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, maka diharapkan kelak akan mampu meningkatkan kualitas para atlet dan merebut nama baik dalam perhelatan kompetisi olahraga internasional.