(Taiwan/ROC) --- Anggota Parlemen dan Akademisi Eropa pada tanggal 3 Septermber (waktu setempat) dalam sidang parlemen Eropa mengeluarkan suara mendukung Taiwan, mereka mengemukakan, Taiwan ROC adalah negara demokrasi meskipun negara yang memiliki hubungan diplomatik berkurang, menghimbau Uni Eropa melakukan hubungan kerja sama yang lebih akrab dengan Taiwan dan Taiwan memerlukan dukungan dari benua Eropa.
Pertemuan tahunan Eroupean Federation of Taiwanese Associations berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 1 September kemarin di Brussel, pada tanggal 3 September sore mengelar seminar “China Factor:Resistance is Futile? --Taiwan as a Case Study” pada pembukaan ajang ini disiarkan rekaman video Presiden Tsai Ing-wen.
Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan kalau Daratan Tiongkok tengah merubah kestabilan antar selat Taiwan pada para pakar benua Eropa yang hadir, Daratan Tiongkok berdasarkan kepentingan dan keuntungan sepihak membuat tatanan global lainnya yang mana imbasnya tidak hanya pada Taiwan saja, namun Taiwan juga memiliki pertahanannya dan menetapkan tekad untuk mempertahankan nilai demokrasi yang begitu berharga, Taiwan sangat mengerti arti penting dari nilai-nilai ini, untuk itu Taiwan sangat membutuhkan dukungan internasional, berharap dapat bekerja keras bersama dengan negara-negara di benua Eropa yang memiliki pemahaman yang sama