(Taiwan, ROC) Tim pendukung penggunaan nama Taiwan untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada hari Senin ini (3/9) mendapatkan sebanyak lebih dari 526.000 tanda tangan yang disampaikan kepada Komisi Pemilihan Pusat (Central Election Commission, CEC), menekankan bahwa Taiwan adalah Taiwan bukan Chinese Taipei, mendukung nama Taiwan menjadi nama partisipasan dalam olimpiade Tokyo mendatang. Beberapa petisi yang masuk dalam CEC, ditambah dengan 3 petisi anti polusi yang diajukan partai politik KMT, 3 petisi lainnya dari organisasi kontra LGBT, total ada 7 jenis petisi yang telah diterima oleh Komisi Pemilihan Pusat, kemudian ditambah dengan petisi yang diajukan organisasi pro LGBT, kesetaraan pernikahan dan pendidikan seksual, total ada 9 petisi yang akan digabungkan.
Ketua Komisi Pemilihan Pusat Chen In-chin(陳英鈐) mengutarakan, tempat pembukaan surat suara sangat kecil, ada 9 petisi terlalu banyak, maka dari itu, perlu dibentuk dengan mekanisme pembukaan surat suara banyak petisi secara bersamaan, sementara ini pihak Komisi Pemilihan Pusat menetapkan akan menggabungkan 3 atau 4 petisi untuk dilakukan pembukaan surat suara bersamaan, hal demikian sering dilakukan di negara lain.
Terkait dengan cara pembukaan surat suara, Ketua Komisi Pemilihan Pusat menyampaikan, dikarenakan referendum cukup sederhana, sebagian besar yang diperhitungkan adalah setuju atau tidak setuju, jumlah surat yang sedikit akan dianggap tidak sah, maka dari itu saat pembukaan surat suara akan dilakukan pembagian, ada kemungkinan 3 petisi dibuka secara bersamaan, Komisi Pemilihan Pusat akan meninjau efektivitas pembukaan surat suara, besar kecilnya lokasi serta tingkat transparansi, kepercayaan dari pihak masyarakat, dana anggaran dan lainnya, diprakirakan pada tanggal 18 September akan diputuskan dalam rapat komisi.
Chen In-chin(陳英鈐) mengatakan, “Semula kami berpikiran akan menjalankan satu demi satu petisi, akan tetapi dikarenakan jumlah suara terlalu banyak, akan ada kemungkinan untuk pembukaan surat suara untuk 3 petisi dilakukan secara bersamaan, walaupun hingga saat ini kami belum memutuskan, karena ini masih membutuhkan simulasi, untuk menilai kecepatan kinerja, efektivitas dan masih ada pengawasan dari pihak masyarakat juga dapat berjalan dengan optimal.”
Chen In-chin mengatakan, setelah ditentukan metode pembukaan surat suara, ia memprediksi sebagian besar akan dapat diselesaikan sebelum pukul 11 malam hari, atau bahkan sebelum pukul 10 malam hari telah selesai, akan tetapi masih menunggu laporan hasil surat suara, Komisi Pemilihan Pusat akan mengumumkan hasil akhir.