(Taiwan, ROC) -- Taiwan dan India mencapai kesepakatan dan setuju untuk mempercepat untuk revisi ulang perjanjian jaminan investasi bilateral. Menteri Ekonomi, Shen Jong-chin hari Jumat (31/8) mengemukakan, apabila pihak India beranggapan adanya kepentingan ini maka ini akan membantu mereka dengan demikian revisi akan lebih cepat. Berdasarkan informasi yang ada, saat ini progress revisi sudah memasuki tahap pemeriksaan dari kementerian dalam negeri kedua belah pihak, untuk jaminan keamanan property pribadi, penyelesaian sengketa dan standar perlindungan tidak boleh lebih rendah dari negara lain.
Pengusaha Taiwan agresif mengupayakan tata letak kebijakan baru ke arah selatan dengan menandatangani kerja sama dengan negara-negara yang menjadi target, merevisi perjanjian jaminan investasi bilateral. Wakil Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua beberapa hari lalu melakukan pembicaraan dengan Wakil Menteri Perindustrian India, Anup Wadhawan, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan, setuju untuk mempercepat revisi perjanjian jaminan investasi bilateral, pihak India juga menyampaikan telah mempercepat proses rancangan perjanjian dan secepatnya masuk ke proses pemeriksaan akhir.
Menteri Ekonomi, Shen Jong-chin tanggal 31 Agustus ketika menerima wawancara mengemukakan, berharap dapat secepatnya menyelesaikan pemeriksaan, “berusaha cepat” sementara pihak India beranggapan melalui cara kerja sama ini dapat mempercepat pengusaha untuk berinvestasi di India. Ia mengatakan, apabila pihak lawan beranggapan ada kepentingan baginya maka proses akan lebih cepat.
Menteri Ekonomi, Shen Jong-chin mengatakan, ”Untuk bagian ini karena dia merasa adanya kepentingan maka kita semua akan membandingkan hal ini, apabila bagi mereka ini memiliki kepentingan maka akan lebih cepat, sama seperti Filipina, tahap pertama sudah terselesaikan.”
Mengenai apakah India meneruskan langkah setelah Filipina, menjadi negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan beritkutnya, Shen Jong-chin merespon, mengharapkan demikian, kita bersama harus mengupayakannya.
Berdasarkan informasi yang ada, proses revisi perjanjian jaminan investasi Taiwan dan India saat ini berjalan dengan baik, sudah memasuki tahapan pemeriksaan kementerian dalam negeri kedua dua belah pihak, isi dari perjanjian sangat beragam termasuk jaminan keamanan property pribadi yang mana jaminan yang diberikan tidak boleh lebih rendah dari negara lain begtiu pula dengan penyelesaian sengketa dan standar perlindungan tidak boleh lebih rendah dari negara lain.