(Taiwan, ROC) Kerugian pertanian akibat bencana banjir yang terjadi di Taiwan sentral dan selatan sejak 23 Agustus diperkirakan berjumlah NT$737,39 juta (US$24 juta). Jumlah ini didasarkan pada statistik terbaru dari Dewan Pertanian (COA) yang dihitung hingga Rabu, 29 Agustus, pukul 17:00 sore.
Banjir akibat depresi tropis yang mendatangkan curah hujan deras di wilayah selatan dari Taiwan sentral itu mengakibatkan kerusakan dan kerugian besar terhadap industri pertanian, perikanan dan peternakan.
Menurut data COA, Kabupaten Chiayi adalah wilayah dengan bencana paling serius, mencatat kerugian pertanian NT$451,51 juta, mendominasi 61% dari kerugian total.
Menyusul di urutan kedua dengan kerugian berjumlah paling besar adalah Tainan, di mana jumlahnya mendominasi 25% dari kerugian keseluruhan; dan yang berada di urutan berikutnya adalah Kabupaten Yunlin, Kaohsiung dan Kabupaten Pingtung, masing-masing dengan kerugian berjumlah NT$45,14 juta (6%), NT$43,77 juta (6%) dan NT$10,21 juta (1%).
COA telah membentuk tim penanggulangan darurat di Yunlin, Chiayi, Tainan, Kaohsiung dan Pingtung, untuk menyalurkan dana pertolongan darurat kepada petani dan peternak yang mengalami kerugian akibat banjir.