Taiwan/ROC) --- Kantor Perwakilan Amerika Serikat di Taiwan (AIT) pada Selasa (28/8) menggelar forum bertajuk “Forum Kota Pintar – Tren Transportasi Masa Depan”. Forum ini turut mengundang Wakil Menteri Ekonomi MOE Tseng Wen-sheng (曾文生), Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) dan Perwakilan Pelaksana Uber Barney Harford. Forum ini juga diisi dengan acara berbagi pengalaman transportasi cerdas dan tata pemerintahan kota di era ekonomi digital.
Direktur AIT William Brent Christensen dalam kata sambutannya mengemukakan bahwa teknologi telah memainkan peran penting dalam kemitraan ekonomi yang erat antar Taiwan dengan Amerika Serikat dalam beberapa dekade. Kerja sama ini akan mengutamakan masa depan dan berfokus pada kemajuan teknologi global secara merata. Kota cerdas dan transportasi cerdas merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan.
William Brent Christensen mengemukakan bahwa kini tren Indo Pasifik tengah meningkat. Amerika Serikat dan Taiwan menghadapi tantangan yang sama, yakni langkah menyimpang yang diterapkan oleh Daratan Tiongkok dalam pasar global, mengacaukan industri teknologi dan tradisional. Mereka juga diketahui merayu tenaga ahli terbaik untuk pindah ke Daratan Tiongkok. William Brent Christensen menambahkan bahwa visi Amerika Serikat akan kawasan Indo Pasifik adalah untuk menciptakan pasar yang terbuka dan bebas dari paksaan pihak eksternal serta akan mematuhi prinsip- prinsip ekonomi pasar. Ini juga merupakan dasar dari tujuan kerja sama antar Taiwan dengan Amerika Serikat.
William Brent Christensen mengemukakan bahwa Amerika Serikat melaui 3 pilar pondasi yang meliputi sektor infrastruktur, sumber energi dan ekonomi digital, dapat membantu Taiwan.
William Brent Christensen mengatakan, “Dalam hal infrastruktur, Amerika Serikat berharap dapat ikut andil dalam perencanaan Program Infrastruktur Prospektif. Dalam hal sumber energi, Amerika Serikat juga ingin bekerja sama dengan Taiwan, terutama dalam membantu Taiwan memenuhi kebutuhan energi, di tengah masa transisi Taiwan menjadi kawasan bebas nuklir. Dalam sektor ekonomi digital, kami berharap bahwa Taiwan dapat menjadi mitra yang tak tergantikan. Serta membantu Taiwan menjadi kawasan ekonomi inovatif melalui kebijakan inovasi industri 5+2”.
William Brent Christensen mengemukakan bahwa Taiwan merupakan mitra terdepan dalam pengembangan kota cerdas dan siklus ekonomi teknologi. Ia memiliki keyakinan akan transformasi Taiwan menjalankan ekonomi inovatif. Walikota Taipei Ko Wen-je mengemukakan bahwa Taipei memiliki visi untuk menjadi kawasan layak huni dan kota ramah yang berkelanjutan. Untuk menjadi kota cerdas, transportasi merupakan kunci utama. Kota Taipei memiliki 4 visi utama dalam menetapkan kebijakan transportasi, yakni energi hijau, saling berbagi, e-going dan keamanan. Ia melanjutkan U-bike juga merupakan salah satu contoh nyata yang sukses.
Ko Wen-je mengemukakan bahwa rute bus listrik pertama di Kota Taipei akan diluncurkan pada Bulan Oktober mendatang. Kota Taipei mengadopsi langkah “Mengutamakan Pelayanan Tanpa Membeli Kendaraan”. Ke depannya, harga kendaraan listrik dan diesel akan berbeda. Tender penetapan rute bus listrik tersebut, akan ditetapkan berdasarkan situasi finansial yang ada.