History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Inves Di Taiwan, Chen Liang-gee: Tidak Akan Membiarkan Qualcomm Adopsi Teknologi Usang

  • 27 August, 2018
  • Editor
Inves Di Taiwan, Chen Liang-gee: Tidak Akan Membiarkan Qualcomm Adopsi Teknologi Usang
Chen Liang-gee

(Taiwan, ROC) – Guna meningkatkan level teknologi yang dimiliki oleh Taiwan, pada tahun kemarin Menteri Teknologi Chen Liang-gee menggelar “Seminar Diskusi dan Konsultasi Program Reformasi Penilaian Sistematis”, dan pada hari Senin tanggal 27 Agustus mengumumkan 7 reformasi besar bidang teknologi, mencakup daftar nama anggota dewan juri, cara pengajuan permohonan dan sekalipun tidak lulus uji penilaian namun tetap akan diumumkan kepada publik guna mendapatkan saran dari khalayak umum. Hal tersebut dimaksudkan guna mampu memberikan bantuan yang lebih nyata dan diharapkan dengan adanya program penelitian dan penilaian yang sekaligus juga berfungsi untuk mampu berperan secara adil dan saksama, agar turut serta mampu merubah kondisi perkembangan teknologi yang stagnan selama bertahun-tahun.

Produsen chip ponsel Qualcomm, berkat keunggulan teknologinya maka berhasil memperoleh posisi eksklusif di pasar, semula mendapat penalti dari Fair Trade Commision senilai 23,4 milyar dolar Taiwan, akan tetap telah dimufakati, selain membayar 2,73 milyar dilar Taiwan, Qualcomm berjanji dalam masa lima tahun mendatang akan melakukan investasi di Taiwan dengan nilai lebih dari 700 juta dolar Amerika.

Mantan Perdana Menteri Chang San-cheng(張善政) dalam facebooknya membuat kritikan, cara sepakat dengan damai demikian adalah satu-satunya cara di dunia, serta mengkritik seburuk apapun pemerintahan Tsai tidak semestinya berdamai dengan mafia, apakah kerjasama investasi internasional mengandalkan sistem kekerasan dan ancaman?

Meskipun mufakat ini menimbulkan kontroversi, akan tetapi Menteri Sains dan Teknologi Chen Liang-gee(陳良基) saat menerima wawancara pada hari Senin ini (27/8) mengatakan, Qualcomm banyak melakukan penelitian tersendiri, perusahaan Mediatek maupun produsen lainnya sulit bersaing dengan Qualcomm, maka jika dilihat dari sudut teknologi, kesediaan Qualcomm bekerjasama dengan Taiwan dapat menguntungkan dan Kementerian Sains dan Teknologi menyambut dengan baik.

Chen Liang-gee(陳良基), “Saya berkunjung ke Qualcomm, rata-rata peneliti yang ada di pusat Qualcomm adalah doktor, untuk manufaktur industri domestik lebih fokus pada tenaga berpendidikan strata II, dapat dikatakan mengambil tenaga strata II untuk mengalahkan doktor, benar-benar pekerjaan yang sangat sulit.”

Setiap kalangan menyoroti apakah Qualcomm melakukan investasi nyata di Taiwan, Chen Liang-gee mengatakan Kementerian Sains dan Teknologi akan meninjau kembali apakah kerjasama Qualcomm dengan Taiwan menguntungkan, dan tidak akan pernah membiarkan Qualcomm menggunakan teknologi usang untuk Taiwan.

Chen Liang-gee mengemukakan, Qualcomm bersedia inves beberapa program infrastruktur perspektif yang menganalisa Taiwan, guru dan pelajar untuk mengakses teknologi canggih, yang dapat memenuhi strategi negara kecil untuk bersaing dalam dunia, sumber Taiwan yang terbatas, akan mencari mitra kerjasama, akan lebih baik lagi mendapatkan kerjasama dengan produsen terkemuka di dunia.

Komentar

Terbarumore