(Taiwan, ROC) - Angka pengangguran Taiwan untuk Juli 2018 naik sedikit dari sebulan sebelumnya, pada prinsipnya disebabkan masuknya tenaga kerja yang mayoritas adalah pelajar yang baru tamat sekolah ke lapangan kerja, demikian berdasarkan laporan terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS), Rabu, 22 Agustus.
Menurut statistik, angka pengangguran Juli meningkat 0,11% dari Juni menjadi 3,81%, sedangkan setelah penyesuaian musiman, angka tersebut tetap naik 0,01% menjadi 3,69%, menunjukkan bahwa lapangan kerja domestik tetap stabil.
Laporan DGBAS juga menunjukkan, jumlah tenaga kerja yang meninggalkan lapangan kerja bertambah 14.000 orang, atau 3,15%, dari sebulan sebelumnya menjadi 453.000 orang, sementara jumlah tenaga kerja di lapangan meningkat 25.000 orang, atu 0,22%, menjadi 11,44 juta orang; dengan demikian, angka partisipasi tenaga kerja naik 0,17% menjadi 59,09%.
DGBAS juga menemukan, jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan untuk pertama kali pada Juli bertambah 11.000 orang dari sebulan sebelumnya karena terjunnya banyak pelajar yang tamat sekolah ke lapangan kerja.
Inilah yang menyebabkan naiknya angka pengangguran, dan kenaikan di musim wisuda ini adalah hal normal, tutur deputi direktur departemen sensus DGBAS Pan Ning-hsin (潘寧馨).
Pan memperkirakan, angka pengangguran akan mencatat kenaikan selanjutnya pada Agustus, namun biasanya akan turun kembali mulai September setelah berakhirnya musim wisuda.
Juga menurut DGBAS, angka pengangguran rata-rata untuk tujuh bulan pertama 2018 mencatat 3,68%, turun 0,08% dari periode yang sama tahun lalu, sementara angka partisipasi tenaga kerja naik 0,15% menjadi 58,91%.