(Taiwan/ROC) --- Pemerintah ROC pada Selasa (21/8) mengumumkan bahwa hubungan diplomatik dengan El Salvador berakhir. Jumlah negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan, kini berjumlah 17 negara. Untuk kawasan Amerika Latin sendiri, tersisa 9 negara. Berdasarkan keterangan dari Kementerian Luar Negeri (MOFA), putusnya hubungan diplomatik ini disebabkan oleh tekanan yang dilancarkan pihak Daratan Tiongkok dan permintaan bantuan dana yang tidak masuk akal dari Pemerintah El Salvador. MOFA melanjutkan bahwa Taiwan segera memutuskan untuk mengakhiri hubungan bilateral, sebelum El Salvador menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok. Menteri MOFA, yakni Joseph Wu (吳釗燮) melalui konferensi pers menyatakan penyesalannya. Joseph Wu juga menyampaikan maafnya kepada seluruh masyarakat, atas tidak mampunya pemerintah menjaga dan memperbaiki hubungan diplomatik. Ia juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Taiwan untuk bersatu menghadapi penindasan dari Daratan Tiongkok. Taiwan akan terus maju dan tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi, kebebasan dan kedaulatan.
Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) pada Selasa (21/8) melalui konferensi pers memastikan bahwa hubungan diplomatik antar Taiwan dengan El Salvador berakhir. Kementerian Luar Negeri (MOFA) telah memastikan kebenaran berita ini dan segera akan menghentikan seluruh perencanaan kerjasama dan bantuan serta akan memanggil pulang seluruh tim teknis anggota kedutaan
Joseph Wu menambahkan bahwa Pemerintah El Salvador semenjak tahun lalu terus meminta bantuan dana dalam jumlah yang cukup besar kepada Pemerintah ROC. Diketahui El Salvador tengah mengembangkan program pembangunan Pelabuhan La Union, sehingga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Atas pertimbangan dan evaluasi dari pihak Taiwan, yang menilai bahwa pinjaman dana ini hanya akan menjebak kedua belah pihak ke dalam jeratan hutang, sehingga Pemerintah Taiwan memutuskan untuk tidak memberikan pinjaman tersebut kepada El Salvador.
Tidak sampai disitu, mengingat El Salvador akan menggelar pemilu pada Februari tahun mendatang, dan dikarenakan merosotnya dukungan kepada partai berkuasa disana, sehingga mereka mengharapkan bantuan dana dari pemerintah Taiwan. Hal ini tentu ditentang oleh Taiwan yang menjunjung tinggi nilai demokrasi. Joseph Wu melanjutkan bahwa Taiwan juga menentang akan tindakan tak bertanggung jawab dari Daratan Tiongkok yang suka melakukan praktik pemberian pinjaman di negara-negara berkembang. Pemberian hutang ini dinilai hanya akan menimbulkan risiko besar bagi perekonomian negara.
Joseph Wu mengatakan, “Terkait akan persaingan dan diplomatik uang, serta bantuan dana politik yang ilegal. Ini merupakan perbuatan yang tak bertanggung jawab. Pemerintah kami tidak akan dan tidak mampu merealisasikannya”.
Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) yang baru saja menyelesaikan serangkaian kunjungan bilateral ke Paraguay dan Belize, Joseph Wu merasa bahwa tekanan yang dilancarkan oleh Daratan Tiongkok kepada Taiwan semakin jelas. Taiwan jelas tidak dapat menerima praktik arogan dari Negeri Tirai Bambu tersebut, sehingga memutuskan untuk mengakhiri hubungan diplomatik, sebelum El Salvador menjalin hubungan bilateral dengan Daratan Tiongkok. Menteri MOFA tersebut menambahkan bahwa di tengah gencarnya penindasan dari Daratan Tiongkok, Taiwan akan tetap bergerak maju dan tidak akan berhenti.
Joseph Wu mengatakan, “Kami adalah negara demokrasi dan bebas. Fakta ini tidak dapat mentolerir rezim otoriter. Taiwan akan terus bergerak maju. Tekanan yang dilancarkan Daratan Tiongkok, hanya akan membuat Taiwan semakin yakin akan nilai demokrasi, kebebasan dan kedaulatan”.
Joseph Wu mengemukakan bahwa semenjak Juni 2018, dirinya telah mengetahui akan niat El Salvador untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok. Melalui utusan delegasi yang dikirim ke El Salvador pada Bulan Juli, guna untuk membicarakan dan bernegosisasi dengan jajaran pemerintah disana. Dan bahkan Presiden Tsai Ing-wen yang sempat bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri El Salvador di Paraguay, namun usaha ini tetap tidak dapat menyelamatkan hubungan bilateral Taiwan dengan El Salvador. Terkait hal ini, Joseph Wu menyampaikan maafnya kepada seluruh masyarakat atas gagalnya pemerintah menjaga hubungan diplomatik dengan El Salvador.