(Taiwan, ROC) – Berkenaan dengan pelaksanaan penggunaan “Kartu Tempat Menetap Hongkong Macau Taiwan” oleh Daratan Tiongkok, Presiden Tsai Ing-wen yang kebetulan tengah melakukan lawatan kunjungan ke Belize pada hari Jumat tanggal 17 Agustus waktu setempat, ketika ditanya oleh media menjelaskan bahwa dirinya berharap kedua belah pihak antar selat mampu memahami secara jelas, bahwa kartu tempat menetap hanyalah selembar kartu semata, yang dipergunakan untuk kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, dan tidak memiliki hubungan sama sekali dengan “Pengakuan Kedaulatan”.
Pihak Daratan Tiongkok mengumumkan bahwa mulai dari tanggal 1 September mendatang akan meluncurkan kebijakan penggunaan “Kartu Tempat Menetap Hongkong Macau Taiwan”, untuk kartu bagi mereka yang tinggal di Taiwan akan memiliki 18 angka, dimana jumlah ini sama dengan Kartu Tanda Penduduk Daratan Tiongkok, yang biasanya dipergunakan untuk keterangan identitas. Bagi masyarakat Taiwan yang memiliki kartu tersebut, juga akan dapat menikmati fasilitas publik, misalnya asuransi, medis kedokteran, pendidikan dan kemudahan lainnya. Dewan Urusan Daratan Tiongkok atau MAC menganggap tindakan peluncuran kartu tersebut hanya dimaksudkan untuk menarik pihak Taiwan agar dapat bersatu dengan pihak Daratan Tiongkok. Pihak MAC juga mengingatkan seluruh masyarakat yang memiliki keinginan untuk mendapatkan kartu tersebut harus waspada terhadap kemungkinan diawasi oleh pihak Daratan Tiongkok.
Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa dirinya menganggap bahwa berbagai hal dan kebijakan yang diberlakukan selama ini banyak yang dipolitisasi. Melihat dari sudut pandang Daratan Tiongkok, termasuk kartu tempat menetap dan 31 butir kebijakan, hanya berfungsi untuk memberikan pesan politik di dalamnya. Dirinya berharap kedua belah pihak antar selat, benar-benar dapat memahami bahwa kartu tempat menetap hanyalah selembar kartu untuk kemudahan dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari, dan tidak memiliki hubungan sama sekali dengan “Pengakuan kedaulatan”.
Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa dirinya percaya dengan warga Taiwan, sekalipun yang kini tengah menetap di Daratan Tiongkok, dimana mereka sangat memahami arti dari kebebasan, demokrasi dan nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya. Semua hal tersebut merupakan bagian perjuangan bersama seluruh masyarakat Taiwan, yang terus berkembang dan mengakar.
Presiden Tsai Ing-wen menekankan bahwa selembar kartu tidak memiliki makna-makna yang tadi disebutkan, karena kartu tempat menetap hanyalah selembar kartu yang memudahkan aktivitas kehidupan biasa, dimana bukan berarti mengakui instansi politik yang mengeluarkan kartu tersebut.