History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Standar Upah Minimum Naik

  • 18 August, 2018
  • Editor
Standar Upah Minimum Naik
Standar Upah Minimum Naik

        (Taiwan, ROC) – Standar upah minimum akan dinaikkan per awal tahun depan, dimana kenaikan ini termasuk upah per jam dan upah bulanan. Berkenaan dengan hal tersebut, Presiden Tsai Ing-wen yang tengah melakukan kunjungan ke luar negeri, pada hari Sabtu tanggal 18 Agustus pagi hari waktu Taipei, dimana Tsai kini tengah berada di Belize dan menggelar jumpa pers sembari jamuan minum teh bersama media, mengatakan bahwa kenaikan upah yang diputuskan ini didasari karena adanya perbaikan ekonomi, sehingga sudah sewajarnya jika para buruh juga dapat turut menikmati pertumbuhan ekonomi yang ada, dan Taiwan juga secara perlahan dapat melepaskan diri dari cengkraman “Upah rendah” yang terjadi selama ini. Presiden Tsai Ing-wen menekankan bahwa dalam menaikkan standar upah minimum tentu telah melakukan berbagai pertimbangan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh, daya saing antar perusahaan, sehingga angka kenaikan yang diberlakukan kali ini dirasakan sesuai dan tepat dengan kondisi keadaan yang ada. Hal ini selain dapat memperbaiki kondisi upah rendah yang dialami selama ini oleh Taiwan, namun tidak sampai menyebabkan penurunan daya saing dalam papan catur perekonomian internasional.

        Dalam rapat revisi upah minimum pada tanggal 16 Agustus lalu, memutuskan jika upah bulanan dinaikkan sebanyak NT$ 1.100 menjadi NT$ 23.100, sementara upah per jam dinaikkan NT$ 10 menjadi NT$ 150. Sekalipun pihak buruh dan pihak penguasa sama-sama tidak puas dengan hasil keputusan tersebut, Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa saat adanya kebijakan kenaikan standar upah minimum di masa lalu, kedua belah pihak tidak pernah akan merasa puas. Setelah melakukan berbagai rapat negosiasi, maka jumlah kenaikan upah yang diputuskan masih dapat diterima oleh kedua belah pihak, sehingga untuk kenaikan upah kali ini juga akan sama kondisinya dengan masa lalu.

Presiden Tsai Ing-wen menekankan bahwa kenaikan standar upah minimum adalah merujuk dan berdasarkan kepada membaiknya situasi perekonomian, dimana ada angka pertumbuhan ekonomi, sehingha sudah sewajarnya jika pihak buruh juga dapat turut merasakan hasil pencapaian dalam segi ekonomi. Kebijakan ini merupakan langkah yang dilakukan oleh Yuan Eksekutif dalam hal turut membantu mengatasi masalah rendahnya upah buruh yang ada selama ini. Selain itu di waktu yang bersamaan, menaikkan standar upah minimum tentu harus melakukan berbagai pertimbangan perekonomian dan kemampuan daya saing perusahaan, usai melakukan pertimbangan dan negosiasi, barulah mengambil keputusan akhir berkenaan dengan jumlah kenaikan upah buruh.

Presiden Tsai Ing-wen juga menyebutkan bahwa kenaikan upah buruh kali ini, baik yang bulanan maupun yang per jam, diharapkan mampu membantu para generasi muda yang masih bekerja secara magang atau paruh waktu, bisa mendapatkan upah yang sesuai.

        Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa masalah upah generani muda yang dinilai rendah ini harus mendapat perhatian lebih. Dengan adanya kenaiakn Standar Upah Minimum ini, tentu dapat turut menyelesaikan masalah upah rendah. Namun langkah ini bukan langkah satu-satunya yang dapat dilakukan, karena pemerintah juga turut melakukan perbaikan dalam hal pajak, dimana bagi individual yang dikategorikan sebagai berpemasukan menengah ke rendah, akan diberlakukan kebijakan pengurangan penarikan pajak atau bahkan hingga bebas pajak. Selain itu, dalam program perawatan bayi dan anak juga telah mendapatkan bantuan subsidi, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban para orang tua muda. Pada saat yang bersamaan, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan sarana tempat tinggal publik, khususnya di kawasan perkotaan, sehingga para generasi muda juga dapat turut mampu membeli dan memiliki rumah tempat tinggalnya sendiri yang nyaman.

Komentar

Terbarumore