(Taiwan, ROC) – Hari Jumat tanggal 17 Agustus 2018 dirayakan sebagai Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73. Perayaan tersebut tidak saja diselenggarakan di Indonesia saja, namun banyak komunitas masyarakat Indonesia yang tengah berada di luar negeri turut serta merayakannya, salah satunya di Taiwan.
Sekalipun Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, namun tali silahturahmi antara Taiwan dengan Indonesia tidak dapat terpisahkan, khususnya dalam bidang pengadaan sumber daya manusia. Jumlah pekerja migran asal Indonesia yang kini berada di Taiwan tercatat lebih dari 260 ribu orang, dimana turut berkontribusi dalam perkembangan ekonomi kedua belah pihak, serta saling menguntungkan.
Indonesia dan Taiwan memiliki beragam persamaan dalam berbagai hal, misalnya suku adat asli yang berada di Indonesia yang tergolong dalam Austronesia, disinyalir masih satu rumpun dengan berbagai suku aborigin yang berada di Taiwan. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya kemiripan dalam bahasa yang dipergunakan, misalnya kata “Mata” yang memiliki persamaan pengucapan kata “Maca” bagi suku aborigin di Taiwan yang juga berarti indra untuk melihat.
Pada hari Jumat tanggal 18 Agustus, ratusan warga Indonesia turut serta dalam kegiatan upacara perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke 73 di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei.
Dalam kata sambutannya, Kepala KDEI Robert James Bintaryo mengatakan, “Tema kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 adalah ‘Kerja kita, prestasi bangsa’, dan sangatlah tepat jika melihat kondisi bangsa kita ini, dimana Indonesia telah menjadi bangsa yang besar, dan disegani bangsa-bangsa lain di dunia. Indonesia banyak dipuji untuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, serta capaian-capaian yang telah diraih dalam rangka mewujudkan good government.”
Berkenaan dengan Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus, Kepala KDEI Robert James Bintaryo mengatakan, “Pada bulan ini juga, Indonesia mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games, sebuah kegiatan olagharaga besar yang diikuti seluruh negara di wilayah Asia. Tentunya kita bangga sebagai bangsa Indonesia. Oleh karenanya mari kita bersama-sama kita dukung dan sukseskan dan mendoakan agar Indonesia dapat Berjaya di Asian games saat ini.”
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara sesama warga negara Indonesia yang kebetulan tengah merantau di pulau Formasa, sembari mendengarkan dan bernyanyi bersama lagu-lagu nasional, yang ditujukan untuk memberikan dukungan dan semangat bagi Asian Games 2018 di Indonesia.Sekalipun Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, namun tali silahturahmi antara Taiwan dengan Indonesia tidak dapat terpisahkan, khususnya dalam bidang pengadaan sumber daya manusia. Jumlah pekerja migran asal Indonesia yang kini berada di Taiwan tercatat lebih dari 260 ribu orang, dimana turut berkontribusi dalam perkembangan ekonomi kedua belah pihak, serta saling menguntungkan.