Banyak orang khawatir bahwa semakin eratnya perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan antar Selat Taiwan akan membuat ekonomi Taiwan menjadi terlalu bergantung pada pasar Daratan Tiongkok, atau bahkan mempengaruhi keputusan politik di Taiwan, tapi Presiden Ma Ying-jeou menjamin, hak untuk menentukan kebijaksanaan ekonomi dan politik akan tetap dikontrol oleh pemerintah.
Ketika menemui panitia direktur Federasi Perindustrian Tionghoa Nasional di Kantor Kepresidenan pada hari Senin (4/8), Presiden Ma mengungkapkan, berbagai statistik dalam dan luar negeri membuktikan bahwa penampilan ekonomi Taiwan tahun ini sudah lebih baik dari tahun lalu, maka Ma percaya kondisi ekonomi tahun ini secara relatif akan lebih menguntungkan.
Namun Ma tidak menyangkal bahwa tantangan yang dihadapi Taiwan tetap sangat berat, termasuk kemungkinan tidak adanya kemajuan dalam upaya Taiwan bergabung dengan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) dan Kemitraan Eonomi Komprehensif Regional (RCEP).
Terhadap kekhawatiran yang diajukan dalam Konperensi Ekonomi dan Perdagangan Nasional yang digelar tidak lama lalu, bahwa perkembangan ekonomi dan perdagangan antar Selat Taiwan akan meningkatkan ketergantungan Taiwan terhadap pasar Daratan Tiongkok, Presiden Ma mengatakan, “Prinsip yang kita taati adalah mencari kesempatan sebesar mungkin namun merendahkan resiko sekecil mungkin. Jadi kita harus kembangkan hubungan antar Selat Taiwan, tapi ini harus dilakukan dengan sikap berhati-hati, semuanya difokuskan pada Taiwan dan apakah akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat Taiwan sendiri. Setidaknya dalam 21 persetujuan yang ditandatangani dengan Daratan Tiongkok dalam enam tahun terakhir, Taiwan selalu menjamin bahwa hak untuk menentukan kebijaksanaan ekonomi dan politik tetap dikontrol oleh pemerintah.”
Menurut kepala negara, Daratan Tiongkok tahun ini telah menggantikan Jepang menjadi badan ekonomi pengimpor terbesar bagi Taiwan, jadi kekuatan ekonomi Daratan Tiongkok tidak boleh diabaikan.
Tapi dalam proses mengembangkan hubungan antar Selat Taiwan, lanjut Ma, pasti ada sejumlah dampak yang akan dialami sebagian industri, jadi bagaimana membantu industri-industri ini untuk menyiapkan diri atau bertransformasi adalah pekerjaan penting saat ini.