(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 11 Oktober tahun lalu, dalam ajang Forum Yushan sempat menyampaikan bahwa ke depannya akan membentuk Yayasan Pertukaran Taiwan – Asia atau Taiwan – Asia Exchange Foundation yang disingkat TAEF, dimana berfungsi untuk mempererat dan memperkuat Kebijakan Baru Menuju Asia Selatan, menjadi sebuah platform penting dalam interaksi pertukaran dan kerjasama masyarakat Taiwan dengan negara-negara di sekitar kawasan, termasuk hubungan antara Taiwan dengan dunia internasional.
TAEF sendiri secara resmi telah dibentuk pada bulan Mei lalu, dengan Hsiao Hsin-huang sebagai chairperson-nya, serta diumumkan pada tanggal 8 Agustus yang disesuaikan dengan hari perayaan terbentuknya ASEAN.
Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa merumuskan kembali langkah strategi Taiwan – Asia menjadi sebuah hal yang sangat penting, dimana terbagi menjadi 3 aspek antara lain manusia sebagai pusatnya, toleransi dalam kawasan dan hubungan kerjasama di dalam keberagaman.
Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa dengan terbentuknya TAEF sendiri, menunjukkan tonggak bersejarah Kebijakan Baru Menuju Asia Selaran, dan ke depannya dapat menyatukan kekuatan masyarakat guna memaksimalkan sumber daya yang dimiliki. Tsai berharap sistim kerja TAEF mampu mengemban dua tugas penting antara lain mampu menyukseskan pelaksanaan Forum Yushan yang digelar setiap tahunnya, meningkatkan interaksi internasional dan mampu menunjukkan keberadaan Taiwan kepada dunia melalui ajang Forum Yushan. Ia berharap melalui forum tersebut, maka masyarakat dunia akan mampu mengetahui peran penting yang dimiliki oleh Taiwan dan cerita suksesnya, serta turut berbagi pengalaman dengan negara-negara lain.
Tugas lain yang diemban oleh TAEF adalah menjadi pekerja di barisan pertama dalam hal menghidupkan program Kebijakan Baru Menuju Asia Selatan, tidak semata membangun contoh model yang baik bagi kehidupan sosial masyarakat di kawasan Asia, juga menghubungkan Taiwan dengan negara-negara di sekitar, dan memberikan bantuan kontribusi bagi masyarakat.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Sebagai bagian pemikir penting bagi negara, dalam perubahan yang terjadi di bidang politik, ekonomi dan sosial kawasan Asia, Taiwan seharusnya memperhatikan perkembangan baru yang terjadi. Taiwan sangat membutuhkan sebuah hubungan baru yang hidup, yang mampu memberikan bantuan dan bisa ikut serta berpartisipasi dalam wadah pemikir Asia. Peran dari TAEF adalah bermain pada barisan pertama untuk Kebijakan Baru Menuju Asia Selatan, memperdalam tali silahturahmi antara Taiwan dengan masyarakat Asia, termasuk memperdalam hubungan publik masyarakat, komunitas generasi muda dan berbagai wadah pemikir lainnya.”
Selain itu TAEF sendiri juga telah menjalin kerjasama dengan 6 lembaga terkait, dengan membentuk “Aliansi Memperkuat Hubungan Asia”, yang berfungsi untuk mengikat berbagai kelompok dan elemen masyarakat. Presiden Tsai Ing-wen berharap aliansi ini dapat tumbuh berkembang dan memperjelas peran serta Taiwan, termasuk kontribusi yang diberikan dalam menstabilkan kawasan.