(Taiwan, ROC) - Program anti-narkoba dari kepolisian telah menunjukkan keberhasilan. Melalui kerjasama lintas batas, baru-baru ini telah berhasil menyita 32 kotak berisi total 1,6 juta butir “Nimetazepam” atau yang biasa dikenal dengan Erinim, jenis narkoba kelas III. Menteri Dalam Negeri, Hsu Kuo-yong hari Rabu tanggal 8 Agustus mengelar jumpa pers dan mengemukakan, akhir-akhir ini kinerja program anti-narkoba telah berjalan baik, telah menyita berbagai jenis narkoba. Ia menegaskan, pihak kepolisian dan imigrasi bertindak tegas dan mengerahkan seluruh tenaga untuk menghapus narkoba.
Pemerintah Taiwan sangat agresif menggerakkan program anti-narkoba yang kali ini kembali memperlihatkan hasil, pihak kepolisian, imigrasi dan Badan Anti-narkoba Malaysia bekerja sama, berhasil membongkar gembong pembuatan dan penjualan 1,6 juta butir “Nimetazepam” narkoba kelas 3 yang dikemas 32 kotak dengan berat 458,5 kg dalam kontainer barang yang akan dikirim ke Malaysia.
Biro Kriminal hari Rabu tanggal 8 Agustus pagi mengelar jumpa pers yang mana Menteri Dalam Negeri, Hsu Kuo-yung sendiri yang memberikan penghargaan pada mereka yang berjasa. Hsu Kuo-yung menyampaikan, keberhasilan memecahkan sindikat oleh pihak kepolisian dan imigrasi merupakan contoh yang paling baik, apabila begitu banyak narkoba berhasil diselundupkan ke Malaysia tentu akan membahayakan masyarakat sosial dan juga merusak citra Taiwan di mata internasional.
Hsu Kuo-yung mengemukakan, belakangan ini prestasi program anti-narkoba sangat baik, berturut-turut berhasil membongkar kasus narkoba, pihak kepolisian dan imigrasi dengan semangat penuh menyapu peredaran dan penjualan narkoba serta berupaya keras untuk mencegah keluar maupun masuknya obat terlarang ini.
Hsu Kuo-yung mengatakan, “Hari ini kembali berhasil membongkar 485,5kg Erinim, sangat tidak mudah, hal ini untuk memberitahukan para penyelundup, pendistribusi dan produsen narkoba kalau pihak kepolisian dan imigrasi akan bertindak tegas, kami tidak akan bertoleransi terhadap narkoba.
Selain itu Kantor Pengadilan Kota Taipei akan memeriksa apakah Chang An-lo seorang gangster Taiwan yang dikenal dengan sebutan White Wolf menerima Dana Daratan Tiongkok, pada tanggal 7 Agustus kemarin telah memeriksa kantor dan tempat kediaman Chang An-lo serta menahan 13 kotak barang bukti. Hsu Kuo-yung menyampaikan, pihak kejaksaan menginstruksikan badan investigasi, kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk bekerja sama melakukan penyelidikan. Berhubung penyelidikan ini tidak terbuka untuk itu Hsu tidak bisa memberikan komentar lebih banyak dan hanya menekankan kalau pihak kepolisian akan melakukan yang terbaik untuk menyapu dan menghapus kasus kejahatan, narkoba, penyuapan dan lainnya.