(Taiwan/ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen pada Selasa (7/8) menghadiri upacara pembukaan “Forum Pertanian Organik 2018”. Dalam kata sambutannya Presiden meminta kepada Dewan Pertanian (COA) untuk mempelajari pemasaran produk pertanian organik, terlebih untuk kawasan perkotaan. Beliau menambahkan agar masyakarat dapat berhubungan langsung dengan para pelaku usaha dan merasakan perkembangan serta produk dengan kualitas prima.
Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Yongsun yang didirikan oleh Mantan Perdana Menteri Yu Shyi-kun (游錫堃) pada Selasa (7/8) mengadakan Forum Pertanian Organik 2018. Presiden Tsai Ing-wen dalam kata sambutannya menyampaikan Undang Undang Promosi Pertanian Organik pada Bulan Mei 2018 telah berhasil diluncurkan. Ini merupakan tonggak penting bagi sektor pertanian Taiwan. Beliau menambahkan bahwa hal ini juga sejalan dengan berbagai tujuan untuk meningkatkan sektor pertanian, perlindungan ekosistem, dan keamanan pangan. Meskipun skala budidaya lahan tidak begitu besar, namun dapat menciptakan pelbagai manfaat dan memberikan panduan positif bagi perkembangan berkelanjutan sektor pertanian.
Sebelum memasuki area penyelenggaraan, Presiden sempat mengunjungi beberapa kios yang menjual produk pertanian. Kepala Negara diketahui sempat berinteraksi dengan salah satu pemilik kios. Beliau berharap agar masalah pertanian organik dapat terselesaikan. Dalam pidatonya, Presiden Tsai mengemukakan bahwa mekanisme marketing produk pertanian organik berbeda dengan produk pemasaran pada umumnya. Beliau meminta kepada COA untuk mempelajari akan metode yang dapat mempertemukan konsumen langsung dengan produk pertanian.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya telah mendengar banyak pendapat dari petani. Saya percaya bahwa ketua yang hadir hari ini juga mendengarkan hal yang sama. Terutama dalam pemasaran produk pertanian organik di kawasan perkotaan, harus dilakukan penelitian mendalam. Dengan demikian dapat memperdekat hubungan konsumen dengan para pedagang serta dapat mengembangkan produk berkualitas prima”.
Presiden menambahkan bahwa COA sebelumnya telah secara aktif mempromosikan prouduk pertanian organik di dalam dan luar negeri, seperti dengan program persediaan makanan siang bergizi bagi para siswa. Sejauh ini sudah terdapat 2200 sekolah yang tersebar di 18 kabupaten kota yang mengikuti program ini. Beliau percaya jika pendidikan pertanian dapat dikembangkan, maka generasi berikutnya pun dapat memiliki kebiasaan dan gaya yang sama. Dengan demikian dapat meningkatkan pasar produk pertanian Taiwan.
Terkait akan permasalahan yang dihadapi sektor pertanian organik, Yu Shyi-kun saat menerima wawancara mengemukakan bahwa masalah yang kerapkali dihadapi oleh para pelaku usaha tidaklah sama. Misal dengan perihal pemerataan produk pertanian di seluruh negeri. Yu Shyi-kun menambahkan setelah Undang Undang Promosi Pertanian Organik diresmikan, ia percaya bahwa banyak kesulitan akan dapat diselesaikan, sehingga hal ini dapat mendatangkan angin segar bagi pasar produk pertanian organik.