History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kebijakan Anti Terhadap Perubahan Nama Taiwan? Wang Kuo-tsai: Masih Dalam Tahap Mempelajari

  • 06 August, 2018
  • Editor
Kebijakan Anti Terhadap Perubahan Nama Taiwan? Wang Kuo-tsai: Masih Dalam Tahap Mempelajari
maskapai penerbangan asing diminta Daratan Tiongkok mengubah nama Taipei menjadi Taiwan China

(Taiwan, ROC) Daratan Tiongkok terus memberi tekanan kepada Taiwan termasuk meminta penerbangan asing mengganti nama Taiwan, total ada 44 maskapai penerbangan yang melakukan perubahan nama. Media memberitakan, Kementerian Perhubungan akan mempelajari langkah kebijakan sebagai antisipasi ancaman ini, bagi maskapai penerbangan yang melakukan perubahan nama maka tidak diijinkan untuk parkir pesawat di dekat garbarata. Sehubungan dengan hal ini, Yuan Eksekutif pada hari Senin (6/8) mengemukakan, langkah kebijakan ini masih dalam pembahasan, semua harus berjalan tanpa mengganggu masyarakat dan wisatawan sebagai konsep terpenting.

Ancaman yang diberikan pihak Daratan Tiongkok kepada 44 maskapai penerbangan asing melakukan perubahan nama, meminta agar wajib diubah menjadi China Taiwan, tidak menganggap Taiwan sebagai negara. Media memberitakan, Kementerian Perhubungan baru-baru ini sedang mempelajari langkah kebijakan mengantisipasi ancaman ini, terhadap maskapai penerbangan yang melakukan perubahan nama maka akan disesuaikan zona waktu dan tidak diijinkan parkir di dekat garbarata, atau diminta transit semalam di bandara Taichung.

Akan tetapi, wakil menteri perhubungan Wang Kwo-tsai王國材 menyampaikan terkait dengan isu ini masih dalam pembahasan dan tidak akan diberlakukan secara mendadak.

Wang Kwo-tsai mengatakan, “maskapai penerbangan mendapat tekanan dari Daratan Tiongkok, mengubah nama negara kita, dibelakang kata Taipei ditambah dengan Daratan Tiongkok, ini sangat merugikan kedaulatan negara kita. Direktorat Perhubungan udara Kementerian Perhubungan telah mengirim surat resmi pada tanggal 3 Agustus kepada maskapai penerbangan yang membuat perubahan. Terkait dengan langkah pendukung sebagai antisipasi masih dalam tahap mempelajari, masih belum dipastikan. Tentu saja dapat dikatakan, tidak akan menganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Taiwan, menjadi salah satu pertimbangan yang penting.”

Sehubungan dengan hal ini juru bicara Yuan Eksekutif Kolas Yotaka menyampaikan, kebijakan ini masih dalam pembahasan, belum diputuskan, Yuan Eksekutif tetap mengharapkan kepentingan wisatawan yang diutamakan, agar tidak menganggu kenyamanan dan kepraktisan wisatawan. Kolas mengatakan, sementara terkait dengan isu permasalahan, masih belum dipersiapkan secara matang. Yuan Ekseklutif mengharapkan agar Kementerian Perhubungan lebih banyak mendengar masukan pendapat dari berbagai kalangan, jangan sampai menggangu kenyamanan masyarakat.

Komentar

Terbarumore