History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

EAYG Dibatalkan 84% Masyarakat Mendukung Kota Taichung Melakukan Pengajuan Ulang

  • 31 July, 2018
  • Editor
EAYG Dibatalkan         84% Masyarakat Mendukung Kota Taichung Melakukan Pengajuan Ulang
EAYG Dibatalkan 84% Masyarakat Mendukung Kota Taichung Melakukan Pengajuan Ulang

(Taiwan/ROC) --- Terkait dibatalkannya Kota Taichung sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Pemuda Asia Timur (EAYG), Komite Pusat Partai Progresif Demokratik (DPP) pada Selasa (31/7) mengumumkan hasil jajak pendapat baru. Dalam survei tersebut, tertera bahwa 60% masyarakat luas merasa marah akan keputusan tersebut. Selain itu, terdapat 84% penduduk setuju jika Kota Taichung mengajukan permohonan kembali dan terdapat 76% masyarakat menilai bahwa ini merupakan sikap tidak ramah yang diperlihatkan oleh Daratan Tiongkok kepada Taiwan.

 

Pembatalan Kota Taichung sebagai tuan rumah pelaksana EAYG mendapat tanggapan dari Walikota Taichung, yakni Lin Chia-lung (林佳龍). Lin Chia-lung pada hari sebelumnya diketahui berangkat ke Taipei, guna untuk mengajukan permohonan ulang. Ia juga berharap bahwa seluruh hak partisipasi olahragawan dapat terpenuhi. Komite pusat Partai DPP diketahui juga melakukan jajak pendapat; terdapat 68,4% orang mengetahui akan peristiwa ini dan terdapat 60,1% merasa marah. Jajak pendapat dilakukan tanpa membedakan warna partai dan mendapatkan reaksi yang hampir merata.

 

Hsu Chia-ching (徐佳青) selaku Wakil Sekjen Partai DPP dalam konferensi pers mengemukakan bahwa masyarakat luas mendukung pemerintah Kota Taichung untuk mengajukan kembali permohonan penyelenggaraan tersebut. Hsu Chia-ching mengatakan, “84% masyarakat setuju, hanya terdapat 7% yang menolak. Hasil ini diperoleh tanpa membedakan warna partai dan kebanyakan dari mereka setuju untuk harus mengajukan permohonan ulang”.

 

Beberapa pihak memperkirakan bahwa pembatalan ini merupakan bentuk dari tekanan yang dilancarkan oleh Daratan Tiongkok. Tidak sedikit juga yang mengemukakan bahwa hal ini dipicu oleh penolakan Taiwan terhadap Konsensus 92. Namun Hsu Chia-ching menambahkan bahwa pembatalan ini terjadi murni karena adanya tekanan yang terus dilancarkan dari Daratan Tiongkok. Hal ini juga terlihat jelas dari hasil jajak pendapat yang baru saja berlangsung. Hsu Chia-ching mengatakan, “ Terdapat 55% masyarakat mengira bahwa ini murni tindakan semena-mena Daratan Tiongkok dan 41% mengira bahwa ini dikarenakan akibat dari Konsensus 92”.

 

Hsu Chia-ching lebih lanjut mengemukakan bahwa terdapat 12,1% masyarakat merasa akan keramahtamahan yang diperlihatkan oleh Daratan Tiongkok dan 76% merasa hal sebaliknya. Merujuk pada jajak pendapat yang diadakan pada Maret 2018, proporsi masyarakat yang merasa Daratan Tiongkok tidak ramah meningkat 15% dan proporsi masyarakat yang merasa Daratan Tiongkok ramah berkurang 13,5%. Dan reaksi masyarakat yang tidak menyukai akan sosok dari Penguasa Daratan Tiongkok yakni Xi Jin-ping (習近平) meningkat 9 point.

 

Jajak pendapat yang dilaksanakan oleh Komite Pusat DPP berlangsung semenjak 25 Juli hingga 29 Juli, dengan jumlah sampel 1109 suara. Jajak pendapat ini diambil dengan teknik acak dan wawancara serta memilih masyarakat yang terlah berusia 20 tahun ke atas. Hasil survei ini memiliki tingkat kepercayaan hingga 95% dengan kesalahan sampling ±2.9%.

Komentar

Terbarumore