(Taiwan, ROC) – Kasus peledakan pipa gas yang terjadi di kota Kaoshiung, hingga kini telah genap 4 tahun. Guna menghapus memori kelam, pihak pemerintah kota Kaoshiung menggelar serangkaian kegiatan menghias lokasi ledakan, dimana upacara pembukaan pameran peringatan untuk mengenang kembali memori kelam dibuka pada hari Sabtu tanggal 28 Juli. Mantan Walikota Kaoshiung yang kini mengemban tugas selaku Sekretaris Jendral Istana Kepresidenan, Chen Ju juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kata sambutannya, dirinya tidak lupa tentang bencana yang menimpa warga setempat, dan dirinya kembali lagi hadir di Kaoshiung, selain memberikan semangat, juga untuk menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga setempat.
31 Juli 2014 malam hari, ledakan pada pipa gas di Kaoshiung terjadi, mengakibatkan 32 orang meninggal dan 300 an luka berat dan ringan, serta menghancurkan deretan toko yang berada di sepanjang jalan lokasi ledakan. Guna mampu meredakan rasa sakit hati warga setempat dan menghapuskan memori kelam yang sempat terjadi, pemerintah kota Kaoshiung secara khusus menata dan merias lokasi bencana dengan berbagai bentuk benda seni dan menjadikannya sebagai salah satu bagian dekorasi tata kota setempat.
Sekretaris Jendral Istana Kepresidenan Chen Ju, dimana saat bencana ledakan terjadi, dirinya tengah mengemban tugas selaku Walikota Kaoshiung. Selang 4 tahun berlalu, dan takkala Chen Ju tiba kembali ke lokasi kejadian, ia menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang sempat terjadi sebelumnya.
Chen Ju mengatakan, “Oleh sebab itu, bagi semua sahabat yang ada, entah apakah Anda kini telah berada di atas sana atau yang masih tengah melakukan pengobatan, saya sekali lagi menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya, saya rasa permintaan maaf ini tulus dan murni. Kejadian bencana yang telah merubah nasib hidup kalian, tentu telah mendatangkan rasa sakit yang berkepanjangan, dan saya juga merasa sangat tidak sopan atas apa yang telah terjadi, dan berharap dapat dimengerti. Terima kasih atas kebesaran hati yang diberikan kepada pemerintah kota Kaoshiung.”
Chen Ju kembali mengatakan, “Dalam menghadapi masalah ini, terkait semua tanggung jawab dan tugas kewajiban yang dipikul oleh pemerintah kota, kami semua dapat mengerti dan menerimanya. Selain pernyataan maaf, kami tidak memiliki kata-kata lainnya yang dapat kami sampaikan kepada masyarakat, oleh sebab itu saya sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih atas tim kerja dari pemerintah kota Kaoshiung.”
Penataan unsur seni di lokasi bencana, menggunakan material yang dimiliki di setempat, yakni jalan yang patah, pipa besi yang melengkung dan berbagai benda material lainnya, yang dapat dijadikan sebagai sebuah bukti sejarah akibat bencana ledakan pipa gas tersebut. Pemerintah kota Kaoshiung berharap, dengan tata seni ulang yang dilakukan tersebut, mampu turut mengobati rasa sakit yang sempat menodai hati setiap warga setempat.