History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden: pamong praja harus nomor satukan integritas

  • 27 July, 2018
  • Editor
Presiden: pamong praja harus nomor satukan integritas

Bandung (ANTARA News) - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo melantik 1.456 orang Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXV Tahun 2018 di Lapangan Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat.

Presiden Jokowi yang hadir bersama ibu negara Iriana Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beserta istri. Hadir juga Rektor IPDN Ermaya Suradinata beserta jajaran, Pjs Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan, dan unsur pejabat TNI dan Polri.

Presiden tiba di Kampus IPDN sekitar pukul 08.30 WIB, disambut meriah nyanyian kebangsaan para Praja IPDN.

Komandan dalam upacara pelantikan tersebut yakni Yansen Tipa Padan yang juga merupakan Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, juga lulusan APDN Samarinda Tahun 1986 dan IIP Tahun 1990.

Rektor IPDN Ermaya menyampaikan, sebanyak 1.456 calon Pamong Praja Muda tersebut terdiri atas 992 putra dan 464 putri merupakan lulusan IPDN tahun 2018 yang sudah mengikuti pendidikan selama empat tahun.

"Kami laporkan bahwa pamong praja ini putra putri terbaik bangsa yang telah diwisuda kemarin (Kamis) setelah melalui proses pendidikan selama empat tahun," katanya lagi.

Ia menyampaikan, selama empat tahun itu, para praja mengikuti pola pengasuhan hidup asrama untuk saling mengenal dan memahami satu sama lainnya.

Para Praja IPDN, kata dia, sesuai arahan dari Menteri Dalam Negeri secara terus menerus untuk membangun sistem kepribadian mental perjuangan dalam pengabdian ke masyarakat dan negara.

"Arahan dari Mendagri terus menerus kepada IPDN selain teori-teori pemerintahan juga pembentukan sistem tentang kepribadian mental perjuangan," katanya pula.Bandung (ANTARA News) - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) harus tetap menomor satukan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus bagian dalam pengabdian kepada negara.

"Jadi yang namanya integritas itu nomor satu dan itu harus terus diingat," kata Presiden Jokowi saat pelantikan Pamong Praja IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat.

Ia mengatakan, para lulusan IPDN yang baru dilantik sebagai Pamong Praja Muda itu siap ditugaskan di seluruh pemerintahan di Indonesia.

Mereka, lanjut dia, akan bertugas mengabdikan diri kepada negara dan melayani masyarakat secara baik dengan selalu mengutamakan integritas.

"Pamong Praja Muda ini nanti ditempatkan di tempat-tempat yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap, lulusan IPDN yang berusia muda itu memiliki semangat dan menunjukan kinerja yang baik dalam melayani kebutuhan masyarakat.

 
"Saya kira memang perubahan zaman yang sekarang ini kita hadapi yang muda-muda seperti ini harus responsif," tuturnya.

Ia mengimbau para Pamong Praja Muda IPDN untuk terus belajar mengikuti perkembangan zaman, dan selalu menjaga kehormatan sebagai abdi negara.

"Teruslah belajar mengikuti perkembangan zaman, jaga kehormatan sebagai abdi negara," tambahnya.

Presiden Jokowi melantik 1.456 Pamong Praja Muda IPDN sekaligus mengalungkan penghargaan kepada dua lulusan terbaik.

Acara tersebut dihadiri para orang tua lulusan pamong praja, juga dihadiri sejumlah menteri, Pjs Gubernur Jawa Barat, dan perwakilan petinggi TNI/Polri.

Komentar

Terbarumore