(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada hari Rabu tanggal 25 Juli menerima kunjungan delegasi pakar ahli asing yang mengikuti “Forum Ketagalan: Komunikasi Keamanan Asia Pasifik 2018” di Istana Kepresidenan. Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai menyampaikan jika sikap penekanan yang dilakukan oleh Daratan Tiongkok semakin lama semakin besar, termasuk memberikan tekanan politik dalam ajang East Asian Youth Games 2019, dimana Taichung menjadi tuan rumah penyelenggaranya. Tsai menjelaskan jika pihak Daratan Tiongkok terus memberikan tekanan baik dalam bidang militer maupun diplomatik yang sangat besar, sehingga hal tersebut jelas telah memberikan pengaruh kepada stabilitas hubungan antar selat dan untuk masa jangka panjang, tentu akan membawa dampak naiknya suhu polittik kawasan.
Dalam era globalisasi dewasa saat ini, masalah keamanan dalam kawasan Asia Pasifik, kawasan lain di dunia tentu akan memiliki ikatan hubungan saling mempengaruhi satu sama lainnya. Taiwan sebagai salah satu bagian dalam komunitas dunia internasional, sejak awal hingga kini selalu berpegang teguh dalam menjaga status quo untuk hubungan antar selat, berupaya menjalin kerjasama dengan negara-negara tetangga yang memiliki prinsip sama, sehingga bisa turut memastikan stabilitas perdamaian dalam kawasan Asia Pasifik, termasuk kelangsungan kesejahteraan yang ada.
Presiden Tsai menjelaskan bahwa dirinya sangat menyayangkan jika selama kurun waktu terakhir ini, pihak Daratan Tiongkok terus berupaya memperbesar pengaruh tekanan dalam bidang perekonomian dan hal lainnya, mencoba untuk menantang kelangsungan nilai-nilai demokrasi yang ada dalam tatanan dunia internasional. Tekanan yang diberikan oleh Daratan Tiongkok terhadap Taiwan terus diperluas dan ditingkatkan, dimulai dengan diberlakukannya secara sepihak jalur penerbangan M503, pesawat tempur yang melintas memutari wilayah Taiwan, hingga memaksa berbagai perusahaan berkelas internasional untuk merubah nama sebutan bagi Taiwan dalam situs mereka, dan yang terakhir adalah memberikan tekanan untuk mencoba menghentikan ajang penyelenggaraan East Asian Youth Games 2019. Semua hal ini tentu akan mempengaruhi perdamaian dalam hubungan antar selat.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kemarin Anda semua telah melihat bahwa pihak Daratan Tiongkok berupaya untuk memberikan tekanan politik guna menghentikan langkah pemerintah kota Taichung untuk menggelar kegiatan East Asian Youth Games 2019. Pihak militer Daratan Tiongkok dan hubungan diplomatik mereka, terus melakukan pelebaran kekuatan. Hal ini tidak saja hanya akan mempengaruhi kondisi hubungan antar selat saat ini, namun juga akan turut mengancam keamanan kawasan Asia Timur, serta menaikkan suhu politik kawasan untuk ke depannya.”
Presiden Tsai Ing-wen sekali lagi menekankan posisi Taiwan, bahwa tekanan yang diberikan oleh pihak Daratan Tiongkok tidak akan mampu merubah tekad Taiwan dalam memasuki dunia internasional, dimana Taiwan bersedia untuk turut memberikan kontribusi dalam hal menjaga perdamaian kawasan, bekerja sama dengan negara-negara tetangga yang memiliki kesepahaman asas yang sama, mengusung program Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru, menjalin hubungan kerjasama dengan negara-negara yang ada di dalam kawasan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Dirinya berharap, semua pihak dapat terus memberikan dukungan dalam menjadikan asas demokrasi sebagai sebuah landasan utama dalam hubungan internasional, sehingga mampu menjaga stabilitas perdamaian dan perkembangan kesejahteraan dalam kawasan.