(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri William Lai pada hari Jumat tanggal 20 Juli menghadiri rapat pertukaran informasi berkenaan dengan pencegahaan bencana alam bersama dengan para pejabat tingkat kabupaten dan kota. Dalam sambutannya, PM William Lai menyampaikan dengan adanya hubungan kerjasama antara pusat dan daerah, maka bisa bersama-sama mengatasi berbagai bencana yang datang menghadang. PM William Lai beserta ke 22 pejabat menyetujui segera diberlakukannya “Kesepahaman Pemberian Bantuan Lintas Wilayah antara Pusat dengan Daerah”, sehingga diharapkan mampu mempermudah proses pemberian bala bantuan saat bencana terjadi, maka efisiensi pemberian bantuan lintas kawasan juga dapat tercapai.
Yuan Eksekutif pada hari Jumat tanggal 20 Juli menggelar kegiatan tahunan “Rapat musyawarah pertukaran informasi terkait penanggulangan bencana alam antar kabupaten dan kota”, dimana rapat dipimpin langsung oleh Perdana Menteri William Lai. Tampak hadir dalam rapat antara lain Walikota Chiayi Twu Shiing-jer, Perwakilan Bupati Yilan Chen Chin-te, serta pejabat daerah lainnya. Sementara dari pihak pemerintah pusat terlihat dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Hsu Guo-yung, Menteri Pertahanan dan Keamanan Yen The-fa, dan Menteri Perhubungan Wu Hong-mou.
PM William Lai selain turut membagikan penganugerahan sertifikat kepada instansi yang memiliki performa kerja terbaik tahap ke dua untuk tahun 2018, juga turut mengundang ke 22 pejabat pemerintah daerah, agar bisa bersama segera memulai system kesepahaman pemberian bala bantuan lintas wilayah. William Lai juga menegaskan bahwa saat teradi bencana, semua pihak turut mengemban tanggung jawab yang sama, dan ke depannya dengan memperkuat kolaborasi antara pusat dan daerah, maka bisa mampu memudahkan sistim pemberian bala bantuan, dan meningkatkan efisiensi penanggulangan bencana.
William Lai menjelaskan kini kawasan Taipei, New Taipei, Keeling, Taoyuan, Hsincu, Miaoli, Yunnan, Chiayi, Nantou, Kaoshiung, Pintung dan Penghu, masing-masing telah memiliki sistem jaringan pencegahan bencana bersama yang baik. Diharapkan dengan adanya rapat diskusi seperti demikian, mampu mewujudkan praktek kerja di barisan yang paling pertama, guna meningkatkan kemampuan untuk perlindungan terhadap bencana.
William Lai mengatakan, "Saat bencana terjadi di kabupaten atau kota, maka kabupaten dan kota dapat berdiri bersama di garis depan. Yang artinya adalah berdiri di garis terdepan dan melihat situasi secara bersamaan, maka jika masalah dapat segera diselesaikan pada bagian baris depan, maka saya percaya efisiensi tugas pencegahan bahaya bencana dapat turut meningkat, dan pekerjaan juga dapat dilakukan dengan baik.”
PM William Lai mengambil contoh kota Chiayi yang kerap dirundung banjir selama beberapa waktu lalu, berkat kerjasama walikota Twu Shiing-jer dan satuan petugas, melakukan penyelidikan terhadap aliran sungai dan sekaligus melakukan pembersihan. Kini dalam waktu 2-3 tahun terakhir ini, sudah tidak pernah terdengar lagi masalah banjir menghantam Chiayi.