(Taiwan, ROC) - Pendapatan industri pariwisata domestik di Taiwan untuk 2017 berjumlah US$12,3 milyar, mencatat penurunan hampir 8% dibandingkan setahun sebelumnya, demikian berdasarkan statistik yang dirilis Biro Pariwisata di bawah Kementrian Transportasi dan Komunikasi (MOTC), Rabu.
Biro Pariwisata menganalisis, penurunan tahunan sebesar 7,92% itu pada hakekatnya disebabkan berkurangnya kekuatan konsumsi dari turis Daratan Tiongkok dan Jepang, dua sumber turis utama bagi Taiwan.
Pada 2017, kedatangan dari Daratan Tiongkok dan Jepang masing-masing berjumlah 2,7 juta dan 1,9 juta pengunjung, tapi pengeluaran harian rata-rata mencatat penurunan US$14,05 bagi setiap turis Daratan Tiongkok, dan US$27,37 per turis Jepang.
Bagi turis Daratan Tiongkok, pengeluarannya berkurang karena hukum pariwisata mereka membatasi tur shopping serta pengeluaran lain dalam bidang makanan dan barang pribadi; sementara jumlah turis Jepang yang memilih akomodasi di hotel mewah berkurang banyak.
Survei Biro Pariwisata juga menemukan, Taman Nasional Kenting di Taiwan selatan, Danau Riyuetan di Taiwan sentral dan Taroko Gorge di Taiwan timur adalah tiga destinasi wisata paling populer di Taiwan.
Dan untuk diketahui juga, jumlah pengunjung di Taiwan untuk 2017 mencatat rekor tertinggi sebanyak 10,74 juta orang.