History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ma Ying-jeou: Mengirimkan Kembali Batang Penyulut Bahan Bakar PLTN ke Amerika Adalah Keputusan yang Salah

  • 04 July, 2018
  • Editor
Ma Ying-jeou: Mengirimkan Kembali Batang Penyulut Bahan Bakar PLTN ke Amerika Adalah Keputusan yang Salah

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan pengumuman hasil keputusan untuk mengirimkan kembali batang penyulut bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir no 4 tahap pertama ke Amerika, dimana hal ini diberitakan langsun oleh Taipower pada hari Rabu tanggal 4 Juli, Mantan Presiden Ma Ying-jeou berpendapat bahwa langkah yang diambil adalah sebuah keputusan yang salah. Hal ini beralasan jika ke depannya menemukan kendala apapun, dan Taiwan membutuhkan PLTN nomor 4, maka langkah yang diputuskan pada hari ini akan sangat menyulitkan Taiwan untuk melanjutkan pembangunan PLTN nomor 4 tersebut. Ma menjelaskan bahkan pihak Kamar Dagang Amerika juga telah meminta Taiwan untuk menyimpan sebagian suku cadang kebutuhan PLTN, yang dapat digunakan sebagai bahan persiapan jika mendadak sewaktu-waktu diperlukan. Untuk itu pemerintah seharusnya tidak lagi bersikap bingung.

        Pihak Taipower pada Rabu pagi dini hari tanggal 4 Juni mengutus 8 truk pengangkut peti Container, untuk segera memindahkan batang penyulut bahan bakar PLTN dari kawasan pabrik, kini barang telah tiba di pelabuhan dan siap untuk dikirim kembali ke Amerika. Hal ini juga menandakan jika PLTN nomor 4 dipastikan masuk dalam sejarah.

        Sebelumnya Mantan Presiden Ma Ying-jeou memang lebih cenderung untuk bersikap melanjutkan kembali pembangunan PLTN nomor 4 yang terhenti tersebut. Ia juga mengkritik jika keputusan yang diambil adalah keputusan yang salah.

        Ma Ying-jeou mengatakan, “Saya rasa ini adalah sebuah keputusan yang salah, dimana dengan langkah yang diambil tersebut, maka di kedepannya, kelanjutan pembangunan PLTN nomor 4 akan sangat sulit. Terlebih-lebih jika suatu ketika, benar-benar terjadi permasalahan, maka tentu pasti akan membutuhkannya.”

        Ma Ying-jeou menyebutkan bahwa dalam buku putih yang diluncurkan oleh Kamar Dagang Amerika Serikat, secara khusus meminta pemerintah harus memenuhi kebutuhan listrik, menyimpan sebagian suku cadang kebutuhan PLTN sebagai bahan persiapan kebutuhan mendadak.

Komentar

Terbarumore