History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MAC: Tidak Membatasi Pertukaran Media Antar Selat

  • 30 June, 2018
  • Editor
MAC: Tidak Membatasi Pertukaran Media Antar Selat
MAC: Tidak Membatasi Pertukaran Media Antar Selat

(Taiwan/ROC) --- Menanggapi akan kabar berita penolakan dari salah seorang wartawan Daratan Tiongkok yang ditugaskan ke Taiwan, juru bicara Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Chiu Chui-cheng (邱垂正) mengemukakan bahwa pemerintah tidak membatasi pertukaran media lintas selat. Saat ini terdapat 10 stasiun berita Daratan Tiongkok yang terdiri dari 30 wartawan yang diutus ke Taiwan . Salah satunya adalah kantor berita SETV yang mengutus 4 wartawannya. Dari keempat wartawan tersebut, pihak Taiwan tidak memberikan ijin terhadap 1 orang yang dianggap kontroversial. Chiu Chui-cheng juga menyinggung akan keterbatasan wartawan Taiwan di Daratan Tiongkok. Ia menekankan bahwa Taiwan menghormati dan melindungi kebebasan pers. Namun, kondisi pertukaran media lintas selat saat ini diketahui tidak setara.

 

Terkait dengan kebebasan pers, selama tidak melanggar dan mematuhi hukum peraturan di Taiwan serta tidak terlibat dalam hal-hal yang tidak relevan, maka Taiwan sangat menyambut delegasi wartawan Daratan Tiongkok untuk berkunjung ke Taiwan. Wartawan tidak diizinkan untuk menyebarkan berita palsu dan mengakibatkan timbulnya kesalahpahaman di lingkungan masyarakat antar selat.

 

Chiu Chui-cheng mengemukakan bahwa wartawan Daratan Tiongkok memiliki kebebasan untuk melakukan wawancara di Taiwan. Namun, wartawan Taiwan tidak memiliki standar kebebasan yang sama ketika melakukan wawancara di Negeri Tirai Bambu tersebut.

 

Chiu Chui-cheng mengatakan, “Misalnya kita tidak diizinkan untuk mengikuti konferensi pers berskala Kementerian Perdagangan dan Kementerian utama lainnya. Selain itu, beberapa media kami seperti Free Times dan Apple Daily juga diblokir aksesnya. Seperti halnya melaporkan peristiwa khusus, misal dengan laporan kejadian ledakan di Tianjin, kami juga mengalami tindakan berupa tekanan. Hal ini memperlihatkan bahwa Daratan Tiongkok sangat mengendalikan media yang akan meliput berita di sana. Kami juga paham bahwa tingkat keterbukaan media antar selat sangat tidak setara”.

 

Chiu Chui-cheng menekankan bahwa pemerintah tidak membatasi pertukaran media antar selat. Saat ini terdapat 10 kantor berita dan 30 wartawan Daratan Tiongkok yang ditempatkan di Taiwan. Di antaranya adalah kantor berita SETV dengan 4 wartawannya. Salah satu wartawan mereka, diketahui sering membuat berita kontroversial.

 

Chiu Chui-cheng lebih lanjut menjelaskan bahwa wartawan terkait pernah menyebarkan berita palsu. Wartawan tersebut melaporkan berita palsu terkait dengan gempa dahsyat di Hualien pada Bulan Februari lalu. Dilaporkan bahwa Taiwan menerima dengan tangan terbuka atas bantuan yang disumbangkan oleh Jepang. Namun, Taiwan menolak pasukan bala bantuan dari Daratan Tiongkok. Sang wartawan tersebut, diketahui mencampuradukkan  berita yang tidak sesuai dan ditakutkan dapat menimbulkan konflik antar masyarakat lintas selat.

Komentar

Terbarumore