(Taiwan, ROC) - Perihal laporan media tentang undangan pihak Amerika Serikat bagi Taiwan untuk berpartisipasi dalam sejumlah tim medis internasional, pihak militer Taiwan tidak menyangkal namun juga tidak memberi penjelasan lebih lanjut.
Menurut laporan media, Senat Amerika Serikat tidak lama lalu meluluskan undang-undang mendukung kapal pengobatan militer Amerika untuk berlabuh di Taiwan dan mengizinkan diperluasnya jangkauan kerja sama bantuan kemanusiaan global.
Juga dilaporkan, penasehat senior untuk urusan Asia di bawah Center for Strategic and International Studies Amerika Serikat Bonnie Glaser sempat berkicau melalui Twitter bahwa Taiwan akan mengikuti program latihan militer “Kemitraan Asia Pasifik” khusus bidang kerja sama pengobatan.
Atas laporan-laporan ini, Ketua Departemen Pengobatan Militer di bawah Kementrian Pertahanan Nasional (MND) yang baru naik pangkat menjadi letnan jenderal yaitu Chen Chien-tung (陳建同) tidak menyangkal, hanya menegaskan bahwa Taiwan tidak akan melepaskan setiap kesempatan untuk bekerja sama dalam menunaikan kewajiban melindungi hak asasi manusia.
Chen mengatakan, “Kami akan menghargai dan berpartisipasi dalam setiap kesempatan untuk bekerja sama dalam menunaikan kewajiban melindungi hak asasi manusia. Kami juga telah siap untuk terjun ke semua program bersangkutan, termasuk bantuan kemanusiaan.”
Menurut Chen, kerja sama kemanusiaan dengan Amerika Serikat ini bukannya tidak pernah dilangsungkan di masa lampau. Salah satu contoh, katanya, dua kapal medis Taiwan pernah berpartisipasi dalam program Amerika Serikat serupa di masa lampau.