History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Mengajak Semua Negara Bersatu Melawan Anti Demokrasi

  • 25 June, 2018
  • Editor
Presiden Tsai Mengajak Semua Negara Bersatu Melawan Anti Demokrasi
Presiden Tsai Ing-wen menghadiri peringatan HUT Taiwan Foundation for Democracy ke-15

(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen pada hari Senin ini tanggal 25 Juni 2018 menghadiri acara peringatan Taiwan Foundation for Democracy, merayakan ulang tahun ke -15 tahun, dalam sambutan ini Presiden Tsai Ing-wen mengatakan melalui perjuangan demokrasi Taiwan serta bekerjasama dengan negara lainnya, menghindari ancaman yang tidak diinginkan baik di sekotor ekonomi, politik dan kemiliteran, agar kekuatan melawan anti demokrasi semakin merambat.

Presiden Tsai pada hari Senin ini dalam acara peringatan ke-15 dari yayasan ini memberikan sambutan dan menyampaikan, 30 tahun yang lalu, mulai adanya pelonggaran, melaksanakan pemilihan bebas, kebebasan berpendapat, perkumpulan dan maupun informasi pemberitaan yang semakin bebas, maka kebebasan pers Taiwan untuk kawasan Asia menduduki urutan pertama, dinilai sebagai negara yang sangat demokratis, akan tetapi Presiden Tsai Ing-wen branggapan, kondisi demokrasi Taiwan tergolong masih muda masih diperlukan banyak ruang untuk berkembang agar menjadi lebih baik. Presiden Tsai menekankan, demokrasi menjunjung tinggi adanya perbedaan, mencakup ideologi maupun ajaran agama yang berbeda; demokrasi yang mampu memahami melalui diskusi dan kesepakatan bersama untuk meniadakan diskriminasi, hal yang patut diterapkan oleh semua orang.

Presiden Tsai Ing-wen mengutip laporan "Freedom House" 2018 yang menyampaikan tahun ini memasuki tahun ke-12 dengan angka kebebasan yang semakin menurun, norma hukun dan kebebasan berpendapat serta hak asasi manusia sedang terkikis oleh kerapuhan manusia dan terorisme. National Endowment for Democracy (NED) baru-baru ini merilis satu laporan tentang kekuasaan politik bermain “kekuatan tajam”, memanfaatkan kekebasan masyarakat untuk mempromosikan kepentingan kegiatan lain serta menguasai informasi dan merusak politik yang demokratis.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, negara-negara yang berpandangan sama akan mengambil tindakan bersama, melawan anti demokrasi, asalkan ada persatuan di antara negara-negara yang berpandangan sejalan, kami baru dapat melawan hal-hal maupun ancaman yang tidak diinginkan baik di sektor ekonomi, politik maupun kemiliteran serta mempertahankan nilai-nilai yang kita junjung tinggi.”

Presiden menyimpulkan, kewaspadaan abadi merupakan bagian pengorbanan dari kebebasan, hingga saat ini asalkan mengambil langkah bersatu baru dapat terus menjamin masa depan. Ia menekankan, perkembangan sejarah belum tentu akan memberikan hal kondusif, akan tetapi kemunduran demokrasi bukan pilihan bagi Taiwan.

Komentar

Terbarumore