(Taiwan, ROC) Dewan Keamanan Penerbangan (ASC) tanggal 1 Agustus memberikan laporan hasil pemeriksaan pesawat Trans Asia GE222 yang mengalami kecelakaan pada tanggal 23 Juli malam dan jatuh di sekitar di bandara udara Makong dengan mengumumkan isi rekaman suara dari 2 kota hitam termasuk rekaman suara kokpit (CVR) dan rekaman data penerbangan FDR sebagai penyelarasan pemeriksaan awal.
Ketua ASC, Wang Hsing-zong menyampaikan, pewawat GE222 pada pukul 19:05:44 melepaskan kendali otomatisnya, pukul 19.05.58 GE222 mulai menyimpang ke sebelah kiri landasan terbang dan mengurangi kecepatannya. Pada pukul 19:06:10, tim pilot memutuskan untuk melakukan terbang ulang, setelah itu suara dalam rekaman VOR tidak jelas, setelah panggilan tim pilot untuk terbang ulang, rekaman suara dalam VOR kembali untuk kedua kalinya tidak jelas, setelah itu rekaman dari 2 kotak hitam terhenti.
Wang Hsing-zong mengatakan : pada menit ke 6 detik ke 10, tim memutuskan untuk terbang ualng, sampai pada detik ke 13 terdengar suara yang tidak jelas, dari calam CVR terdengar suara yang tidak jelas, hampir seperti berada di hutan. Kemudian pada detik ke 15,8, menara telah mendapatkan informasi dari pilot untuk melakukan penerbangan kembali, pilot juga memberitahukan menara untuk penerbangan ulang. Sampai pada detik ke 18, kami kembali mendengar suara yang tidak jelas dan kemudian terputus.
Wang Hsin-zong membeberkan, dari pengakuran antara puing-puing pesawat dengan lokasi kecelakaan pesawat di wilayah pemukiman dan wilayah hutan di depannya, terutama pada baigan hutan, tampak ada pohon-pohon yang patah, ada sekitar 20 lebih bagian puing pesawat, apalagi salah satu dari terutama ada satu dari mesin pesawat yang dalamnya penuh dengan ranting dan daun pohon, ini menunjukkan pepohon hutan menyebabkan beberapa kerusakan saat pesawat mendarat. Tetapi Wang menekankan, pada laporan pemeriksaan awal tidak berarti hasil dari pemeriksaan penyebab kecelakaan, penyebab dari kecelakaan ini paling cepat satu setengah tahun kemudian baru bisa didapatkan.