History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

COA: Sementara Ini Belum Mempertimbangkan Dibukanya PMA Sektor Pertanian

  • 25 June, 2018
  • Editor
COA: Sementara Ini Belum Mempertimbangkan Dibukanya PMA Sektor Pertanian
COA belum mempertimbangkan membuka PMA sektor pertanian

(Taiwan, ROC) Masalah kekurangan SDM di sektor pertanian, Dewan Pertanian(COA) telah memutuskan tetap akan memprioritaskan SDM lokal memenuhi lapangan pekerjaan di sektor pertanian. Wakil Ketua COA Lee Chih-tuey(委李退) pada hari Senin ini tanggal 25 Juni 2018 menyampaikan, baru-baru ini COA meluncurkan APP untuk program panduan pencarian SDM sektor pertanian, dalam waktu 2 bulan terakhir ini menarik hampir 200 pemilik perkebunan melakukan pendaftaran secara online, mencari tenaga kerja. Sehubungan dengan hal ini COA menekankan tetap memberikan prioritas bagi pekerja lokal, terkait dengan apakah akan terbuka lapangan pekerjaan bagi pekerja asing, sementara ini belum menjadi pertimbangan.

Guna memenuhi kekurangan SDM di sektor pertanian, COA meluncurkan aplikasi panduan untuk pencari SDM di sektor pertanian, melalui konferensi pers mengharapkan agar informasi ini dapat tersebar luas dan berharap dapat menarik masyarakat untuk melamar dan terjun dalam lapangan pekerjaan di sektor pertanian.

Petani leci jenis yuherbau, Hsu Lun-chao(許倫肇) mengatakan, melalui aplikasi yang tersedia, tahun ini pada saat panen berhasil merekrut 20 orang pekerja paruh waktu, tidak sedikit dari mereka adalah mahasiswa, usai belajar di kampus membantu di perkebunan mencakup penerimaan pemesanan, packing, beberapa mahasiswa ini sangat giat dan lincah, berkat mereka hasil panen tahun ini berjalan dengan lancar.

Meskipun adanya aplikasi ini, bisa mengatasi keterbatasan SDM untuk sementara waktu, akan tetapi beberapa pekerjaan di sektor pertanian maupun peternakan membutuhkan padat karya, sehingga masih banyak pemilik kebun maupun peternakan yang menyampaikan keluhan mereka. Wakil Ketua COA Lee Chih-tuey mengatakan, pendataan permintaan pada tahun ini, maka membentuk kelompok teknologi tani,  kelompok pertanian khusus seperti teh, jamur, delima dan lain-lain total ada 80 kelompok tani, yang merekrut lebih dari 1800 SDM, bekerja di 1500 perkebunan. Dikarenakan keterbatasan SDM sektor pertaian, pihak COA hingga saat ini masih tetap memprioritaskan pekerja lokal untuk memenuhi lapangan pekerjaan di sektor pertanian.

Lee Chih-tuey mengatakan, “sementara untuk bagian yang merekrut tenaga kerja asing, yang diberlakukan adalah bagi mereka orang asing yang berlibur sambil bekerja paruh waktu, kedua bagian SDM yang lebih dapat terintegrasi dengan sumber daya tenaga kerja asal, akan menjadi prioritas pertimbangan kami. Terkait mengenai apakah akan dibuka baik masa percobaan atau diresmikannya lapangan pekerjaan sektor pertanian bagi pekerja migran asing, hingga saat ini belum menjadi cakupan pertimbangan.”

Terkait dengan pemerintah membuka kesempatan bagi 4 negara sasaran kebijakan baru menuju arah Selatan seperti Vietnam, Filipina, Indonesia dan Thailand bagi mereka yang berusia antara 20-45 tahun bisa memperoleh fasilitas visa berlibur sambil bekerja paruh waktu. Lee Chih-tuey mengatakan, saat ini sedang dalam tahapan pelaksanaan, mengharapkan dalam waktu setengah tahun ini ada perkembangan, akan dimasukkan menjadi bagian dalam aplikasi guna dapat berfungsi sebagai perantara SDM di sektor pertanian. 

Komentar

Terbarumore