(Taiwan, ROC) Terkait dengan pengecualian pajak 232 besi baja yang baru-baru ini diumumkan Amerika Serikat yang menyetujui 42 jenis produk berbahan baku besi dari 7 perusahaan di 5 negara, namun dari Taiwan tidak termasuk didalamnya. Biro Perdagangan, Kementerian Ekonomi hari Jumat (22/6) mengemukakan, akan terus berupaya agar bisa mendapatkan tempat dalam daftar nama negara yang dibebaskan pajak, bersamaan dengan itu menghimbau pengusaha Taiwan agar melalui rantai pasokan Amerika Serikat berjuang meraih pengecualian pajak. Pakar beranggapan, 42 jenis produk berbahan baku besi dalam daftar pengecualian, Taiwan mempertahankan status quo dan masih terus berjuang meskipun tantangan yang harus dihadapi cukup besar untuk berhasil.
Pihak Amerika Serikat telah meloloskan 7 perusahaan yang diajukan oleh perusahaan Amerika Serikat agar bisa mendapatkan pembebasan pajak besi dan baja pasal 232 dengan 42 jenis produk berbahan baku besi yang diimpor dari Jepang, Daratan Tiongkok, Jerman, Swedia dan Belgia.
Juru bicara Biro Perdagangan, Lee Guan-chi (李冠志) mengatakan, “Perusahaan kami mempunyai beberapa hak dan kepentingan yang sah, kami akan secara aktif mendorong perusahaan untuk menggunakan dan memanfaatkannya, untuk itu pada bagian ini kami akan memberitahukan pada dunia perusahaan, sejak sekitar bulan April lalau Daratan Tiongkok sudah memberitahukan mereka kalau bisa menggunakan mekanisme ini, saya yakin semua perusahaan kami mengerti tentang ini, mereka juga akan berupaya meraihnya, dalam prosedur administrative kami juga akan akan mencoba memberikan bantuan pada mereka.”
Wakil Pusat WTO dan RTA, Institut Penelitian Ekonomi Chunghua (CIER), Lee Lan mengemukakan, pengecualian pajak ini sebenarnya bagi Taiwan adalah status quo, tidak ada pengaruh dan juga tidak menguntungkan bagi persaingan Taiwan.
Ketua Institut Riset Nasional Taiwan, Wu Zai-yi mengemukakan, Taiwan harus terus berupaya meraih pengecualian pajak namun harus memberikan persyaratan hingga Amerika Serikat puas. Lee Lan beranggapan, Kanada, Meksiko dan lainnya negara produk besi utama tidak masuk dalam daftar pengecualian, ditambah dengan pihak Amerika Serikat khawatir Taiwan mengimpor bahan baku dari Daratan Tiongkok, apabila Taiwan dimasukkan dalam daftar pengecualian maka nantinya besi baja Daratan Tiongkok bisa melalui Taiwan masuk ke Amerika Serikat, untuk itulah tantangan Taiwan dapat dimasukkan dalam daftar pengecualian pajak sangatlah besar.