(Taiwan, ROC) - Sehubungan dengan reformasi kemiliteran dengan pengusungan rancangan perbaikan peraturan wajib militer bagi para prajurit angkatan bersenjata, berhasil diloloskan melalui rapat diskusi pembacaan tahap ke tiga, yang dilakukan oleh Yuan Legislatif pada hari Rabu malam tanggal 20 Juni. Selanjutnya Presiden Tsai Ing-wen melalui akun facebooknya menyampaikan bahwa 2 tahun silam, dalam laporan keuangan sempat memperingatkan kondisi ketidakstabilan dana pensiun pegawai negeri, dimana dengan menggunakan sistem semula, maka diprediksi akan mengalami kebangkrutan pada tahun 2031. Sementara untuk dana pensiun guru dan pengajar, akan mengalami kebangkrutan pada tahun 2030, dan dana pensiun angkatan militer justru akan lebih cepat mengalami kebangkrutan, yakni pada tahun 2020. Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan bahwa krisi kebangkrutan yang mungkin terjadi telah dapat teratasi.
Yuan Eksekutif pada hari Kamis tanggal 21 Juni menyampaikan rasa terima kasih. Juru Bicara Yuan Ekesekutif Hsu Kuo-yungt menjelaskan bahwa berkenaan dengan rancangan perbaikan peraturan dana pensiun angkatan militer, maka proses kerja dipercepat oleh instansi yang terkait, sehingga diharapkan sistem baru mulai dapat diterapkan per tanggal 1 Juli mendatang.
Hsu Kuo-yung mengatakan, “Instansi terkait juga turut menyampaikan rasa terima kasih atas diloloskannya reformasi dana pensiun angkatan militer pada kemarin malam. Usaiu diloloskannya sistem baru tersebut, maka pihak yang terkait juga akan mempercepat proses kerja, dan Yuan Eksekutif mengharapkan sistem baru mulai dapat diterapkan per tanggal 1 Juli mendatang.”
Presiden Tsai Ing-wen melalui akun facebooknya menjelaskan bahwa pada akhirnya krisis kemungkinan kebangkrutan negara dapat diselamatkan, dimana reformasi dana pensiun juga menjadi tugas utama yangdiusung oleh Tsai. Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, dirinya menemukan berbagai halangan dan tantangan, dimana semua hal tersebut merupakan hal yang tidak ingin dihadapi oleh era pemerintahan lama.
Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan bahwa Taiwan tengah beradu cepat dengan waktu, sehingga reformasi harus segera dilakukan. Setelah reformasi dana pensiun pegawai negeri berhasil diloloskan pada tahun kemarin, maka pada tahun ini reformasi dana pensiun untuk angkatan bersenjata berhasil dilakukan. Semua hal ini tidak saja hanya menyelesaikan masalah keuangan semata, juga turut mempertimbangkan kesinambungan dana yang ada. Tsai juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Yuan Legislatif, sehingga pengelolaan dana pensiun dapat berjalan dan berkesinambungan, sehingga turut menjamin keamanan dana pensiun yang ada serta memperkuat sistem keuangan yang ada pada bagian kemiliteran negara.