History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anggota Kongres AS mengajukan resolusi menyerukan dipulihkannya hubungan diplomatik dengan Taiwan

  • 21 June, 2018
  • Editor
Anggota Kongres AS mengajukan resolusi menyerukan dipulihkannya hubungan diplomatik dengan Taiwan
Anggota Kongres Amerika Serikat Dana Rohrabacher

(Taiwan, ROC) - Anggota Kongres Amerika Serikat Dana Rohrabacher mengajukan suatu resolusi ke Komite Urusan Luar Negeri pada hari Rabu, menyerukan Amerika Serikat memulihkan hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan.

Dalam penjelasan kepada Kongres perihal mengapa Amerika Serikat harus berbuat demikian, anggota Partai Republik dari California itu mengatakan, kebijakan “satu Tiongkok” yang diadopsi Washington sudah “kedaluwarsa secara efektif” dan “tidak mencerminkan kenyataan yang jelas bahwa Taiwan adalah negara independen dan berdaulat sepanjanbg lebih dari setengah abad.”

Rohrabacher mengemukakan, masyarakat Taiwan telah membangun suatu demokrasi penuh semangat dan pluralistik, dan Taiwan tidak pernah dikuasai oleh pemerintah komunis di Daratan Tiongkok, meski Beijing tidak henti-hentinya secara tidak sah mengklaim bahwa kedaulatan Taiwan dan 23,5 juta penduduknya adalah milik Daratan Tiongkok.

Menurutnya, sebagai suatu kedaulatan independen, Taiwan menjalin hubungan diplomatik, kebudayaan dan ekonomi dengan sejumlah negara di dunia, termasuk dengan Amerika Serikat sebelum 1979.

“Daratan Tiongkok sejak dulu menggunakan kebijakan ‘satu Tiongkok’ untuk menghalangi keanggotaan dan partisipasi penuh Taiwan dalam organisasi dan event internasional, berkisar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sampai pesta olah raga Olimpiade,” lanjutnya.

Rohrabacher juga menyebut bahwa Presiden Donald Trump seharusnya melepaskan kebijakan “satu Tiongkok” yang fundamentalnya sudah cacat dan mengadopsi kebijakan “satu Tiongkok, satu Taiwan” yang lebih realistis, mengakui Taiwan sebagai suatu negara berdaulat dan independen, terpisah dari rezim komunis di Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore