History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pakar Ahli Peneliti Sastra Dinasti Tang dan Song Raih Penghargaan Tang Bidang Sinologi

  • 20 June, 2018
  • Editor
Pakar Ahli Peneliti Sastra Dinasti Tang dan Song Raih Penghargaan Tang Bidang Sinologi
Pakar Ahli Peneliti Sastra Dinasti Tang dan Song Raih Penghargaan Tang Bidang Sinologi

        (Taiwan, ROC) – Penghargaan Tang bidang Sinologi diumumkan pada hari Rabu tanggal 20 Juni, yang dianugerahkan kepada pakar ahli asal Amerika Serikat, Stephen Owen dan pakar ahli dari Jepang, Yoshinobu Shiba. Yayasan pendidikan penghargaan Tang mengundang ketua koordinator bidang sinology, Wakil Kepala Academia Sinica Huang Chin-shing dan peneliti Wang Der-wei, peneliti bahasa sejarah Chen Kuo-tung, untuk mengumumkan peraih Penghargaan Tang bidang sinologi kali ini.

        Pakar ahli asal Amerika Serikat, Stephen Owen yang kini berusia 71 tahun, adalah salah satu dosen di Universitas Harvard jurusan Asia Timur dan jurusan studi perbandingan budaya. Ia mengumpulkan dan menyusun secara sistematis buku pendidikan sinologi Tiongkok kuno yang telah berusia lebih dari 3.000 tahun silam, kemudian meluncurkan buku kumpulan terjemahan Tionghwa klasik, membuka situs terkait yang dapat dimasuki secara gratis oleh khalayak umum, memperkenalkan kebudayaan Tionghwa kuno kepada dunia.

        Dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan oleh Stephen Owen, ia juga melakukan studi, penerjemahan dan pengeditan sastra dinasti Tang. Pada tahun 2015, ia meluncurkan buku kumpulan terjemahan puisi sastra Du Fu, total berjumlah 6 jilid, dengan menghabiskan waktu penelitian selama 8 tahun lamanya. Ia berhasil menerjemahkan lebih dari 1.000 puisi sastra kuno, dimana hal ini merupakan sebuah maha karya dalam bidang penelitian sinologi.

        Wang Der-wei menjelaskan bahwa dirinya sempat melakukan kerjasama dengan Stephen Owen saat berada di Universitas Harvard. Stephen Owen boleh disebut sebagai Master Sinologi Tiongkok Kuno, sehingga sudah sewajarnya jika dianugerahi Penghargaan Tang.

        Wang Der-wei mengatakan, “Berkenaan dengan studi penelitian sastra dinasti Tang kuno yang dilakukan oleh Stephen Owen, pada dasarnya meliputi masa awal, masyhur, menengah dan akhir dinasti Tang, dengan membagi setiap sastrawan kala itu sesuai dengan ke empat masa tersebut. Ia juga mempelajari puluhan ribu puisi kuno, dan dari sanalah dirinya menemukan sebuah keunikan tersendiri dalam mempelajari puisi Tiongkok kuno dan cara penerjemahan yang berbeda. Saya rasa ia sudah selayaknya mendapatkan pengakuan yang tinggi dari pihak Daratan Tiongkok dan Taiwan untuk bidang sinologi.”

        Peraih Penghargaan Tang lainnya adalah seorang pakar ahli asal Jepang Yoshinobu Shiba. Ia mengajar di Universitas Tokyo. Yoshinobu Shiba menggunakan metode disiplin literatur Eropa dan Amerika, kemudian menerapkannya dalam sejarah perekonomian Tiongkok kuno, dan berhasil meluncurkan buku bertajuk “Penelitian sejarah perekonomian Jiang Nan dinasti Song”, dimana kemudian buku tersebut menjadi buku pelajaran wajib universitas-universitas di belahan Barat yang melakukan penelitian dalam hal sejarah dinasti Song.

        Huang Chin-shing mengatakan, “Dengan memadukan sinologi tradisional yang dimiliki oleh Jepang, ilmu sosial dunia Barat, ilmu sejarah dunia Barat, ditambah dengan pengetahuan yang dimiliki dirinya dalam membaca data dokumen informasi bahasa Mandarin, ia memiliki 3 keunggulan tersendiri, sehingga berhasil membuatnya mencapai tahap yang lebih tinggi lagi dalam ilmu sejarah dan budaya.”

        Pada tahun 1968, Yoshinobu Shiba menerbitkan buku hasil penelitiannya terhadap sejarah dunia usaha dinasti Song, dengan memadukan materi, teori dan pengamatan tersendiri, berhasil menjadikan dirinya mendapat sebuah ruang dalam dunia ilmu penelitian sejarah. Yoshinobu Shiba menemukan jika dinasti Song merupakan sebuah kerajaan bahari berkelas tinggi, dimana saat itu terjadi reformasi bidang usaha, transportasi, pertanian dan tata kota, sehingga membuat dinasti Song mencapai jaman keemasannya.

Komentar

Terbarumore